Buku Cetak
Penguatan wilayah penyangga untuk pencapaian visi Ibu Kota Nusantara
Penelitian ini berjudul “Penguatan Wilayah Penyangga untuk Pencapaian Visi Ibu Kota Nusantara”. Permasalahan yang diangkat adalah belum optimalnya aspek pertahanan negara dan infrastruktur di wilayah penyangga yang berpotensi menghambat pencapaian visi Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota berkelanjutan, penggerak ekonomi masa depan, dan simbol identitas nasional. Latar belakang penelitian ini didasari oleh letak strategis IKN yang dekat dengan perbatasan negara dan kondisi infrastruktur yang belum merata, khususnya di wilayah barat dan barat laut Kalimantan Timur. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya penguatan aspek pertahanan dan infrastruktur di wilayah penyangga guna mendukung stabilitas, kesejahteraan, dan keberlanjutan pembangunan IKN.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan kajian literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi regulasi, data empiris, serta teori-teori perencanaan wilayah dan pertahanan negara, seperti teori pusat-pelosok, teori perencanaan berkelanjutan, dan teori rimland. Analisis dilakukan terhadap potensi dan tantangan wilayah penyangga, termasuk kebutuhan gelar satuan TNI dan pembangunan infrastruktur prioritas. Kajian ini bertumpu pada aspek strategis wilayah penyangga sebagai buffer zone yang memiliki nilai penting baik secara geografis maupun geopolitik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan wilayah penyangga, baik dari sisi pertahanan negara melalui gelar kekuatan TNI maupun pembangunan infrastruktur dasar, menjadi syarat mutlak bagi pencapaian visi IKN. Wilayah penyangga berperan strategis sebagai ruang kedalaman pertahanan sekaligus pendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa sinergi antara kebijakan pertahanan, pembangunan infrastruktur, serta tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan merupakan kunci sukses dalam mewujudkan IKN sebagai pusat peradaban baru Indonesia.
Kata kunci: Ibu Kota Nusantara, wilayah penyangga, pertahanan negara, infrastruktur, pembangunan berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain