Buku Cetak
Membumikan nilai demokrasi pancasila dalam pemilu guna peningkatan ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Membumikan Nilai Demokrasi Pancasila dalam Pemilu Guna Peningkatan Ketahanan Nasional”. Latar belakang penelitian bertolak dari tantangan nyata demokrasi Indonesia, seperti politik identitas, intoleransi, lemahnya penegakan hukum pemilu, dan pergeseran nilai akibat globalisasi. Rumusan masalah difokuskan pada bagaimana penerapan nilai Demokrasi Pancasila dalam Pemilu, faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya, serta langkah strategis yang diperlukan untuk memperkuat ketahanan politik nasional. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan konsep dan strategi membumikan nilai Demokrasi Pancasila guna mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil) serta berintegritas.
Metode penelitian menggunakan analisis PESTEL (Political, Economy, Social, Technology, Environment, Legal) dengan pendekatan kepentingan nasional berbasis kesejahteraan dan keamanan, serta didukung tinjauan multidisiplin. Landasan teori meliputi Teori Demokrasi, Teori Demokrasi Pancasila, Teori Ketahanan Politik, dan Teori Konsolidasi Demokrasi. Data dianalisis melalui kajian peraturan perundang-undangan, survei nasional, indeks demokrasi, indeks kerawanan Pemilu, dan studi literatur terkait peran pemerintah, tokoh masyarakat, partai politik, media massa, dan pemilih dalam penguatan nilai demokrasi Pancasila.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai Demokrasi Pancasila dalam Pemilu masih menghadapi tantangan berupa politisasi identitas, hoaks politik, intoleransi, serta lemahnya literasi politik dan penegakan hukum. Upaya membumikan nilai tersebut memerlukan strategi terintegrasi, antara lain: penguatan pendidikan politik berbasis Pancasila, penegakan hukum Pemilu yang tegas, peran aktif media dalam literasi politik, dan partisipasi cerdas pemilih. Kesimpulannya, membumikan nilai Demokrasi Pancasila secara konsisten dalam Pemilu berpotensi meningkatkan stabilitas politik, memperkuat legitimasi pemerintahan, dan menjaga persatuan bangsa, sehingga menjadi pilar penting bagi ketahanan nasional.
Kata kunci: Demokrasi Pancasila, Pemilu, Ketahanan Nasional, Politik Identitas, Pendidikan Politik.
Tidak tersedia versi lain