Buku Cetak
Mitigasi dampak perubahan iklim daerah pesisir guna ketahanan ekonomi dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Mitigasi Dampak Perubahan Iklim Daerah Pesisir Guna Ketahanan Ekonomi dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Rumusan masalah yang dikaji adalah bagaimana dampak perubahan iklim mempengaruhi ketahanan ekonomi daerah pesisir di Indonesia, bagaimana strategi mitigasi yang efektif dapat memperkuat ketahanan ekonomi tersebut, serta bagaimana kebijakan dan langkah strategis mitigasi dapat berkontribusi terhadap ketahanan nasional. Latar belakang penelitian ini adalah semakin meningkatnya ancaman perubahan iklim berupa banjir rob, kenaikan permukaan laut, intrusi air asin, dan penurunan tanah, yang menyebabkan kerugian ekonomi signifikan serta menurunkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Tujuan penelitian adalah menganalisis dampak tersebut sekaligus merumuskan strategi mitigasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi pesisir dalam kerangka ketahanan nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dianalisis berupa data sekunder dari berbagai sumber resmi. Analisis dilakukan dengan metode PESTLE (politik, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, dan lingkungan) untuk mengevaluasi efektivitas mitigasi perubahan iklim. Landasan teori yang digunakan mencakup teori mitigasi perubahan iklim, teori kerentanan ekonomi, serta konsep ketahanan nasional. Selain itu, penelitian ini juga merujuk pada regulasi nasional seperti UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Persetujuan Paris, serta peraturan pelaksanaan Nationally Determined Contribution (NDC).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim memberikan dampak signifikan pada sektor pesisir, dengan kerugian ekonomi mencapai ratusan triliun rupiah, penurunan produktivitas pertanian dan perikanan, serta berkurangnya keberlanjutan pariwisata. Strategi mitigasi yang efektif meliputi pembangunan infrastruktur pesisir tahan iklim, diversifikasi mata pencaharian nelayan melalui budidaya berkelanjutan, restorasi ekosistem pesisir, serta penerapan teknologi irigasi hemat air. Kebijakan pemerintah melalui PRKBI, ProKlim, dan rehabilitasi mangrove skala besar dinilai penting namun masih menghadapi tantangan implementasi. Simpulan penelitian menegaskan perlunya inovasi model mitigasi seperti integrasi pembangunan Giant Sea Wall dengan sistem Tide Eye berbasis AI dan IoT, guna memperkuat ketahanan ekonomi pesisir sekaligus mendukung ketahanan nasional.
Kata kunci: Perubahan Iklim, Ekonomi Pesisir, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain