Buku Cetak
Percepatan industrialisasi pertahanan 5.0 guna mendukung terwujudnya Indonesia emas 2045 dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Percepatan Industrialisasi Pertahanan 5.0 Guna Mendukung Pembangunan Indonesia Emas 2045 dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh lemahnya kemandirian industri pertahanan nasional yang masih bergantung pada impor alutsista, sementara revolusi industri 5.0 menuntut inovasi teknologi pertahanan modern. Rumusan masalah utama adalah bagaimana mempercepat industrialisasi pertahanan 5.0 untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 dalam kerangka Ketahanan Nasional. Tujuan penelitian ini adalah memberikan analisis strategis dan rekomendasi kebijakan agar industrialisasi pertahanan dapat berperan optimal dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan multidisiplin ilmu. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teori tangga produksi senjata Krause, teori diagram tulang ikan, serta analisis kesenjangan antara kondisi eksisting dan kondisi ideal industri pertahanan. Landasan pemikiran penelitian ini berakar pada Pancasila, UUD 1945, Ketahanan Nasional (Tannas), Wawasan Nusantara (Wanus), Sistem Manajemen Nasional (Sismennas), serta regulasi nasional terkait industri pertahanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi industri pertahanan nasional masih tertinggal, ditandai lemahnya SDM, keterbatasan lini produksi, ketergantungan bahan baku impor, metode industrialisasi yang tidak berkesinambungan, serta kepemimpinan nasional yang kurang visioner. Kesimpulannya, percepatan industrialisasi pertahanan 5.0 perlu dilakukan melalui penyusunan Desain Besar Industrialisasi Pertahanan 2025–2045 yang dilengkapi dengan enam peta jalan strategis. Model kemandirian terpaksa dengan kepemimpinan visioner dipandang sebagai strategi paling realistis, sebelum bertransisi menuju model semi-mandiri dan mandiri penuh, guna mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan memperkuat Ketahanan Nasional.
Kata kunci: industrialisasi pertahanan 5.0, Indonesia Emas 2045, ketahanan nasional, kemandirian terpaksa, peta jalan industri.
Tidak tersedia versi lain