Buku Cetak
Mitigasi dampak rivalitas global guna menjaga stabilitas politik dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Mitigasi Dampak Rivalitas Global Guna Menjaga Stabilitas Politik dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana rivalitas geopolitik global, khususnya antara Amerika Serikat, Tiongkok, serta konflik Rusia Ukraina, berdampak terhadap stabilitas politik Indonesia, serta langkah mitigasi strategis yang perlu ditempuh untuk memperkokoh ketahanan nasional. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya tekanan eksternal berupa disinformasi digital, ketegangan sosial, dan kerentanan ekonomi yang dapat mengancam stabilitas politik domestik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak rivalitas global terhadap stabilitas politik, mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia, serta merumuskan strategi mitigasi yang relevan guna menjaga kedaulatan dan integritas nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kepustakaan yang dianalisis melalui kerangka PESTLE (politik, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, dan lingkungan). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan destruktif untuk mengkritisi narasi dominan dan membongkar kerentanan struktural yang dapat menghambat stabilitas nasional. Landasan teori yang dipakai meliputi konsep ketahanan nasional (Lemhannas RI), politik bebas-aktif, serta teori kompetisi global Porter. Analisis dilakukan dengan mengkaji data sekunder dari laporan resmi, literatur akademik, serta perkembangan aktual geopolitik dan geoekonomi internasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rivalitas global menimbulkan tekanan multidimensi yang dapat memperlemah stabilitas politik nasional melalui polarisasi domestik, disrupsi rantai pasok, dan ketergantungan ekonomi pada kekuatan besar. Strategi mitigasi yang diusulkan mencakup pendekatan inward-looking berupa penguatan institusi politik, legitimasi pemerintah, kohesi sosial, dan kemandirian ekonomi, serta outward-looking melalui diplomasi bebas-aktif, diversifikasi mitra strategis, penguatan literasi digital, dan diplomasi preventif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kombinasi strategi domestik dan internasional yang adaptif dan integratif diperlukan agar Indonesia mampu menjaga stabilitas politik sekaligus memperkokoh ketahanan nasional di tengah rivalitas global yang semakin kompleks.
Kata kunci: rivalitas global, stabilitas politik, ketahanan nasional, strategi mitigasi, diplomasi bebas-aktif.
Tidak tersedia versi lain