Buku Cetak
Optimalisasi hilirisasi komoditas agroindustri strategis guna mendukung pertumbuhan ekonomi dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Hilirisasi Komoditas Agroindustri Strategis Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai tambah komoditas kelapa di Indonesia yang masih didominasi ekspor bahan mentah, khususnya di wilayah 3T seperti Kepulauan Nias. Permasalahan yang dikaji meliputi kondisi aktual dan tantangan hilirisasi kelapa, keterkaitannya dengan ketahanan ekonomi nasional, serta strategi yang perlu dilakukan pemerintah untuk mewujudkan hilirisasi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi faktual, menganalisis kontribusi hilirisasi terhadap ketahanan nasional, serta merumuskan strategi kebijakan berbasis keunggulan wilayah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan dan analisis data empiris. Pendekatan dilakukan melalui perspektif Ketahanan Nasional dengan kerangka Astagatra, meliputi Trigatra (geografi, sumber daya alam, demografi) dan Pancagatra (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan). Analisis juga mempertimbangkan faktor-faktor Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT), serta teori pembangunan berkelanjutan dan teori pertumbuhan ekonomi klasik maupun modern sebagai landasan teoritis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilirisasi kelapa menghadapi hambatan struktural berupa keterbatasan infrastruktur, minimnya literasi kewirausahaan, lemahnya kelembagaan petani, dan kurangnya harmonisasi regulasi. Kondisi ini berdampak pada rendahnya nilai tambah, ketergantungan pada ekspor mentah, dan lemahnya kemandirian daerah. Analisis Astagatra menegaskan bahwa belum terhubungnya potensi geografis dan sumber daya lokal dengan kebijakan nasional melemahkan kontribusi hilirisasi terhadap ketahanan nasional. Kesimpulannya, strategi optimalisasi yang perlu ditempuh mencakup penyusunan peta jalan hilirisasi nasional, pembangunan infrastruktur agroindustri, penguatan kelembagaan petani berbasis koperasi dan BUMDes, serta pemberian insentif fiskal dan teknologi bagi UMKM pengolahan kelapa. Implementasi strategi ini diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus ketahanan nasional secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Agroindustri, Hilirisasi, Kelapa, Ketahanan Nasional, Pertumbuhan Ekonomi.
Tidak tersedia versi lain