Buku Cetak
Penguatan SDM unggul melalui pendidikan karakter dan soft skill generasi alpha guna menyongsong Indononesia emas 2045 dalam rangka mendukung ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Penguatan SDM Unggul melalui Pendidikan Karakter dan Soft Skill Generasi Alpha guna Menyongsong Indonesia Emas 2045 dalam Rangka Mendukung Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh urgensi membangun generasi muda yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di era disrupsi global. Rumusan masalah penelitian ini berfokus pada bagaimana strategi penguatan SDM unggul dapat diwujudkan melalui pendidikan karakter dan soft skill bagi Generasi Alpha, yang saat ini menghadapi tantangan serius berupa ketimpangan pendidikan antarwilayah, lemahnya literasi digital etis, dan ancaman degradasi moral. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kondisi aktual, mengidentifikasi faktor penghambat, serta merumuskan strategi efektif dalam mendukung ketahanan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder terkait kondisi pendidikan, indeks pembangunan manusia (IPM), serta tren sosial Generasi Alpha. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Konstruktivisme (Vygotsky & Piaget) untuk memahami pembentukan karakter, teori Human Capital (Becker) untuk menekankan investasi pendidikan sebagai kunci produktivitas, dan teori Pemberdayaan SDM (Hasibuan) untuk merumuskan strategi penguatan kapasitas manusia. Landasan hukum diambil dari UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Perpres No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan signifikan dalam akses pendidikan karakter dan pengembangan soft skill, terutama di wilayah dengan IPM rendah seperti Papua dan NTT, yang berpotensi melemahkan kohesi sosial dan daya saing bangsa. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan tenaga pendidik, infrastruktur, kurikulum adaptif, serta rendahnya keterlibatan keluarga dan masyarakat. Kajian merekomendasikan strategi pentahelix yang melibatkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media untuk membangun ekosistem pendidikan karakter yang adaptif, kolaboratif, dan merata. Kesimpulannya, penguatan pendidikan karakter dan soft skill Generasi Alpha merupakan prasyarat strategis bagi lahirnya SDM unggul yang menjadi pilar ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci:Generasi Alpha, SDM Unggul, Pendidikan Karakter, Soft Skill, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain