Buku Cetak
Optimalisasi sistem transportasi nasional guna meningkatkan perekonomian dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Sistem Transportasi Nasional Guna Meningkatkan Perekonomian dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh tantangan sistem transportasi Indonesia yang masih menghadapi fragmentasi kebijakan, lemahnya integrasi infrastruktur, keterbatasan pendanaan, dan ketidakmerataan akses, khususnya di daerah 3TP (tertinggal, terdepan, dan perbatasan). Permasalahan ini berdampak pada biaya logistik tinggi, kesenjangan pembangunan, serta berpotensi melemahkan ketahanan nasional. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana mengoptimalkan sistem transportasi nasional untuk memperkuat perekonomian sekaligus mendukung ketahanan nasional. Tujuan penelitian adalah menganalisis kondisi sistem transportasi saat ini, mengevaluasi dampaknya terhadap perekonomian, serta merumuskan strategi optimalisasi yang solutif dan berkelanjutan.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif berbasis data sekunder dari laporan pemerintah, organisasi internasional, dan literatur akademik. Analisis dilakukan pada aspek kebijakan, infrastruktur, pendanaan, dan aksesibilitas. Landasan teori yang digunakan mencakup Teori Infrastruktur-Led Development, Teori Transportasi Multimodal, dan Teori Aksesibilitas dan Konektivitas. Selain itu, digunakan pendekatan Asta Gatra, Ketahanan Nasional, dan Kepemimpinan Nasional untuk memahami keterkaitan transportasi dengan pembangunan nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem transportasi merupakan syarat mutlak untuk meningkatkan efisiensi logistik, memperkuat konektivitas antarwilayah, mengurangi ketimpangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Kesimpulannya, transformasi transportasi nasional tidak hanya mempercepat pembangunan ekonomi, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam memperkuat ketahanan nasional. Rekomendasi strategis meliputi penyusunan ulang Sistranas yang terintegrasi dengan RPJPN 2025–2045, pengembangan transportasi multimoda, inovasi skema pendanaan, serta peningkatan aksesibilitas di seluruh koridor ekonomi.
Kata kunci: sistem transportasi nasional, konektivitas, perekonomian, ketahanan nasional, Asta Gatra.
Tidak tersedia versi lain