Buku Cetak
Optimalisasi quadruple helix SDM unggul penegak hukum guna transformasi sosial dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Quadruple Helix SDM Unggul Penegak Hukum Guna Transformasi Sosial dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Latar belakang kajian berangkat dari kompleksitas tantangan ketahanan nasional di era digital, seperti meningkatnya kejahatan lintas batas, krisis kepercayaan publik terhadap institusi hukum, serta lemahnya kompetensi aparat hukum dalam menghadapi isu teknologi. Rumusan masalah utama yang diangkat adalah bagaimana optimalisasi kolaborasi Quadruple Helix melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil dapat membentuk SDM penegak hukum unggul yang mampu mendorong transformasi sosial demi memperkuat ketahanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah memberikan rekomendasi strategis dalam memperkuat kapasitas dan integritas SDM hukum sebagai garda terdepan transformasi sosial yang inklusif dan berkeadilan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif melalui studi literatur, data sekunder, dan dokumen relevan. Teknik analisis mengadopsi kerangka 5W+1H untuk mengurai kompleksitas isu pengembangan SDM hukum berbasis Quadruple Helix. Landasan teori yang digunakan mencakup Human Capital Theory yang menekankan pentingnya investasi dalam pengembangan SDM, serta teori transformasi sosial Anthony Giddens yang menempatkan individu dan lembaga sebagai agen perubahan struktur sosial. Pendekatan kolaboratif, sistemik, strategis, dan adaptif digunakan untuk menyusun rekomendasi yang responsif terhadap dinamika era digital dan tantangan ketahanan nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi Quadruple Helix mampu mengurangi kesenjangan kompetensi penegak hukum, memperkuat kepercayaan publik, serta mendorong integrasi teknologi dalam sistem hukum. Strategi yang diusulkan meliputi reformasi kurikulum hukum, peningkatan literasi digital, pembentukan pusat riset kolaboratif, dan penguatan peran masyarakat sipil dalam pengawasan hukum. Kesimpulannya, optimalisasi model Quadruple Helix berpotensi menciptakan SDM hukum yang adaptif, inovatif, dan berintegritas sehingga mampu mempercepat transformasi sosial serta memperkuat ketahanan nasional secara berkelanjutan.
Kata kunci: SDM penegak hukum, Quadruple Helix, transformasi sosial, kolaborasi, ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain