Buku Cetak
Revitalisasi kebijakan Indonesia dalam mengantisipasi pengaruh konflik India-Pakistan guna mendukung politik luar negeri dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Revitalisasi Kebijakan Indonesia dalam Mengantisipasi Pengaruh Konflik India-Pakistan Guna Mendukung Politik Luar Negeri dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Rumusan masalah berangkat dari pertanyaan utama: bagaimana strategi revitalisasi kebijakan Indonesia agar mampu mengantisipasi dampak konflik India–Pakistan terhadap politik luar negeri dan ketahanan nasional. Latar belakang penelitian adalah meningkatnya eskalasi konflik India–Pakistan pada tahun 2025 yang berimplikasi pada stabilitas kawasan, rantai pasok global, ketahanan pangan, serta potensi radikalisme lintas batas yang dapat memengaruhi Indonesia. Tujuan penelitian adalah memberikan analisis strategis dan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat respons Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik Asia Selatan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif melalui studi literatur dari data sekunder. Teknik analisis didasarkan pada kerangka teori Keamanan Nasional yang menekankan dimensi komprehensif keamanan (ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan) serta teori Interdependensi Kompleks yang menjelaskan saling ketergantungan antarnegara melalui jalur diplomasi, ekonomi, dan sosial. Kajian dilakukan dengan mengacu pada pendekatan Astagatra dalam menganalisis pengaruh konflik terhadap aspek ketahanan nasional. Landasan pemikiran diambil dari UUD 1945, UU Pertahanan Negara, UU Hubungan Luar Negeri, serta praktik terbaik dari negara lain yang berperan dalam mediasi konflik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik India–Pakistan membawa dampak signifikan terhadap kepentingan nasional Indonesia, baik dari sisi diplomasi, ekonomi, maupun keamanan. Untuk itu, revitalisasi kebijakan Indonesia perlu dilakukan melalui penguatan diplomasi multilateral, diversifikasi pasar ekspor, peningkatan kerja sama intelijen regional, dan penguatan ketahanan pangan domestik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia harus adaptif, komprehensif, dan responsif terhadap dinamika kawasan agar mampu menjaga prinsip politik luar negeri bebas aktif sekaligus memperkokoh ketahanan nasional di tengah tantangan geopolitik global.
Kata Kunci: Revitalisasi Kebijakan, Konflik India-Pakistan, Politik Luar Negeri, Ketahanan Nasional, Bebas Aktif.
Tidak tersedia versi lain