Buku Cetak
Pengelolaan tantangan pembangunan kebudayaan Indonesia dalam menghadapi geopolitik popular guna menjaga norma dan identitas dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Pengelolaan Tantangan Pembangunan Kebudayaan Indonesia dalam Menghadapi Geopolitik Popular Guna Menjaga Norma dan Identitas dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh tantangan globalisasi dan digitalisasi yang membawa budaya asing secara masif ke Indonesia. Fenomena ini berpotensi melemahkan identitas nasional dan norma budaya lokal, terutama di kalangan generasi muda. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi pengelolaan kebudayaan Indonesia agar tetap mampu menjaga norma dan identitas bangsa di tengah derasnya arus geopolitik popular. Tujuan penelitian adalah merumuskan kerangka strategis yang integratif untuk memperkuat ketahanan budaya sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, analisis deskriptif, serta pemetaan isu melalui Current Reality Tree (CRT), analisis SWOT/TOWS, dan telaah regulasi kebudayaan. Landasan teori mengacu pada konsep Geopolitik Popular, teori kebijakan William Dunn, manajemen POAC, serta konsep Ketahanan Nasional berbasis Asta Gatra. Data yang dianalisis mencakup Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK), fenomena budaya populer global, hingga strategi kebijakan pemerintah terkait pemajuan kebudayaan nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama pembangunan kebudayaan Indonesia meliputi dominasi budaya asing, rendahnya literasi budaya digital, lemahnya ekonomi budaya, serta kurangnya regenerasi pelaku budaya. Strategi yang ditawarkan mencakup penguatan peran generasi muda dalam promosi budaya digital, pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya, peningkatan infrastruktur dan SDM, serta regulasi yang adaptif terhadap dinamika global. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan kebudayaan yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga identitas bangsa serta memperkuat ketahanan nasional di era geopolitik popular.
Kata Kunci: Kebudayaan, Geopolitik Popular, Globalisasi, Identitas, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain