Buku Cetak
Percepatan transformasi digital keuangan pemerintah guna stabilitas ekonomi dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Percepatan Transformasi Digital Keuangan Pemerintah Guna Stabilitas Ekonomi dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana percepatan transformasi digital pada sektor keuangan pemerintah dapat memperkuat stabilitas ekonomi serta mendukung ketahanan nasional. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan tingginya kebocoran fiskal, rendahnya transparansi, serta belum optimalnya integrasi sistem digital antarinstansi pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi percepatan digitalisasi keuangan negara dengan memanfaatkan Central Bank Digital Currency (CBDC) dan teknologi blockchain sebagai instrumen pengelolaan fiskal yang akuntabel, efisien, dan transparan.
Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi, korelasi, serta cost-benefit analysis, dan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan survei berbasis Technology Acceptance Model (TAM). Analisis SWOT dan benchmarking internasional terhadap negara yang telah menerapkan CBDC turut digunakan untuk memperkaya kajian. Landasan teori penelitian ini mencakup teori stabilitas makroekonomi, fungsi keuangan negara, teori institusional, teori ketahanan nasional, dan teori penerimaan teknologi (TAM), dengan kerangka Astagatra sebagai pijakan analisis strategis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan pemerintah berkontribusi positif terhadap stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional, terbukti dari korelasi yang kuat antara digitalisasi birokrasi fiskal, Produk Domestik Bruto (PDB), dan Indeks Ketahanan Nasional. Kendala utama yang dihadapi mencakup ketimpangan kesiapan kelembagaan, rendahnya interoperabilitas, serta keterbatasan SDM digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa percepatan transformasi digital keuangan pemerintah akan efektif jika didukung dengan integrasi sistem fiskal lintas instansi, penguatan regulasi, reformasi kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, dan keamanan siber. Rekomendasi strategis meliputi pengembangan Rupiah Digital (CBDC) yang terintegrasi dengan sistem keuangan pemerintah (SPAN, SAKTI, CORE TAX, CEISA) sebagai pilar utama tata kelola fiskal yang sehat, transparan, dan berdaya saing untuk mendukung ketahanan nasional yang berkelanjutan.
Kata kunci: transformasi digital, keuangan pemerintah, Central Bank Digital Currency (CBDC), tata kelola fiskal, stabilitas ekonomi, ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain