Buku Cetak
Optimalisasi pemberdayaan SDM pertamina di tengah ancaman krisis pangan global guna mendukung kemandirian pangan dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Pemberdayaan SDM Pertanian di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global Guna Mendukung Kemandirian Pangan dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan ketergantungan impor. Kondisi ini menekan sistem pangan nasional dan menimbulkan risiko terhadap kemandirian pangan Indonesia. Permasalahan utama terletak pada rendahnya regenerasi petani, keterbatasan akses teknologi dan modal, serta lemahnya koordinasi lintas lembaga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemberdayaan SDM pertanian, serta merumuskan strategi optimalisasi guna memperkuat kemandirian pangan dan mendukung ketahanan nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, analisis data sekunder, serta penelaahan kebijakan nasional dan internasional. Analisis dilakukan menggunakan kerangka Astagatra dan teori pendukung, antara lain teori pemberdayaan, teori human capital, teori kemandirian pangan, serta konsep ketahanan nasional. Data yang digunakan berasal dari laporan BPS, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta berbagai sumber resmi terkait. Teknik analisis menekankan keterkaitan antara kondisi aktual SDM pertanian, kebijakan strategis, dan tantangan lingkungan global terhadap upaya pembangunan kemandirian pangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan SDM pertanian menjadi faktor kunci dalam membangun sistem pangan yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan. Pemberdayaan tersebut harus difokuskan pada penguatan kapasitas petani muda, adopsi teknologi digital, akses pembiayaan inklusif, penguatan kelembagaan, serta modernisasi penyuluhan. Kesimpulannya, kemandirian pangan hanya dapat dicapai melalui strategi pemberdayaan SDM pertanian yang terintegrasi, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika global. Hal ini menjadi fondasi penting untuk memperkokoh ketahanan nasional Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Kata kunci: pemberdayaan SDM pertanian, krisis pangan global, kemandirian pangan, ketahanan nasional, teknologi digital.
Tidak tersedia versi lain