Buku Cetak
Penguatan literasi digital di era society 5.0 guna menciptakan ekosistem ruang digital yang aman dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Penguatan Literasi Digital di Era Society 5.0 Guna Menciptakan Ekosistem Ruang Digital yang Aman dalam Rangka Memperkokoh Ketahanan Nasional”. Latar belakang penelitian berangkat dari tantangan era Society 5.0 yang tidak hanya membawa peluang melalui integrasi teknologi dengan kehidupan manusia, tetapi juga ancaman berupa disinformasi, ujaran kebencian, radikalisme digital, dan kejahatan siber. Rumusan masalah difokuskan pada bagaimana strategi penguatan literasi digital dapat diwujudkan untuk menciptakan ruang digital yang aman dan berkontribusi langsung terhadap penguatan ketahanan nasional. Tujuan penelitian adalah memberikan analisis dan rekomendasi kebijakan yang komprehensif terkait penguatan literasi digital sebagai instrumen strategis ketahanan non-militer bangsa.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan berbasis pada studi literatur, data sekunder, dan regulasi nasional. Kajian ini menggunakan landasan teori Literasi Digital, Human Development Theory, serta Konsep Ketahanan Nasional berbasis Astagatra. Untuk mempertajam strategi, penelitian menerapkan analisis SWOT dan TOWS guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman dalam implementasi literasi digital di Indonesia. Pendekatan ini dipadukan dengan kerangka hukum dan kebijakan publik, termasuk RPJMN 2025–2029, UU ITE, dan Perpres terkait transformasi digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan sebagai instrumen vital ketahanan nasional dalam aspek ideologi, politik, sosial budaya, serta pertahanan keamanan. Tingkat literasi digital Indonesia masih berada pada kategori sedang (ILDI 3,65/5 dan IMDI 43,34/100), dengan tantangan utama berupa kesenjangan infrastruktur, lemahnya budaya berpikir kritis, dan belum optimalnya sinergi kebijakan lintas sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital harus dilakukan secara terintegrasi melalui peta jalan nasional, penguatan kelembagaan, integrasi kurikulum, serta diplomasi digital global. Dengan strategi tersebut, ekosistem ruang digital yang aman dapat diwujudkan sehingga memperkokoh ketahanan nasional di era Society 5.0.
Kata Kunci: Literasi Digital, Society 5.0, Ketahanan Nasional, Ruang Digital, Transformasi Digital.
Tidak tersedia versi lain