Buku Cetak
Pembangunan desa mandiri berkelanjutan guna meningkatkan ketahanan ekonomi nasional
Penelitian ini berjudul “Pembangunan Infrastruktur Desa Mandiri Berkelanjutan Guna Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Nasional”. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana pembangunan infrastruktur desa mandiri secara berkelanjutan dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kondisi kesenjangan pembangunan antara perkotaan dan perdesaan yang masih tinggi, terbatasnya akses infrastruktur dasar, serta meningkatnya ketergantungan ekonomi desa terhadap bantuan eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran strategis pembangunan infrastruktur desa dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, mengidentifikasi hambatan dan peluang, serta merumuskan langkah-langkah yang dapat memperkuat daya tahan ekonomi nasional melalui penguatan desa sebagai basis pertumbuhan ekonomi rakyat.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh melalui kajian pustaka, laporan statistik, dan regulasi terkait pembangunan desa, seperti Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa. Teknik analisis yang digunakan adalah SWOT analysis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam implementasi pembangunan infrastruktur desa mandiri. Landasan teorinya mencakup teori ketahanan ekonomi (Lili Marlinah, 2017), teori sumber daya alam (Deddy T. Tikson, 2005), dan teori pembangunan sumber daya manusia (Rhenald Kasali, 2018) yang relevan dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan kemandirian desa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur desa yang terencana dan berkelanjutan berkontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas ekonomi, pemerataan pembangunan, serta penguatan kemandirian masyarakat desa. Infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, air bersih, dan akses digital terbukti mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, menurunkan angka kemiskinan, dan memperluas kesempatan kerja. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa rendahnya kapasitas pengelolaan, lemahnya pengawasan penggunaan dana desa, dan keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan infrastruktur desa secara mandiri dan berkelanjutan merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mewujudkan pembangunan Indonesia yang inklusif, adaptif, serta berkeadilan.
Kata kunci: Desa mandiri, pembangunan berkelanjutan, infrastruktur, ketahanan ekonomi nasional, pemberdayaan masyarakat.
Tidak tersedia versi lain