Buku Cetak
Pengembangan potensi talenta digital guna mempercepat transformasi digital Indonesia
Penelitian ini berjudul “Pengembangan Potensi Talenta Digital Guna Mempercepat Transformasi Digital Indonesia”. Dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan sumber daya manusia digital dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan dinamika globalisasi teknologi. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi pengembangan potensi talenta digital dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia. Permasalahan utama yang diangkat meliputi kesenjangan literasi digital masyarakat, ketimpangan kualitas dan distribusi tenaga kerja digital, serta fenomena brain drain yang menghambat akselerasi ekonomi digital nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi eksisting talenta digital, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta merumuskan strategi penguatan kapasitas talenta digital yang relevan dengan kebutuhan industri dan kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis kebijakan. Data diperoleh melalui telaah terhadap dokumen pemerintah, laporan lembaga nasional dan internasional, serta literatur akademik terkait transformasi digital. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan Ketahanan Nasional yang mengintegrasikan teori Modal Manusia (Becker), Triple Helix Model of Innovation (Etzkowitz & Leydesdorff), dan Digital Competency Framework (Ferrari). Pendekatan ini memungkinkan pemahaman holistik terhadap keterkaitan antara kebijakan publik, pendidikan, dan industri dalam membentuk ekosistem digital nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan potensi talenta digital berperan strategis dalam mempercepat transformasi digital Indonesia, terutama melalui peningkatan literasi digital, kolaborasi lintas sektor, serta optimalisasi program seperti Digital Talent Scholarship. Namun, tantangan berupa kesenjangan wilayah, rendahnya relevansi kurikulum pendidikan terhadap kebutuhan industri, dan fenomena brain drain masih perlu diatasi secara sistematis. Kesimpulannya, percepatan transformasi digital memerlukan strategi nasional yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, industri, dan akademisi untuk mencetak talenta digital unggul yang berdaya saing global.
Kata kunci: talenta digital, transformasi digital, literasi digital, ketahanan nasional, Triple Helix.
Tidak tersedia versi lain