Buku Cetak
Hilirisasi rare earth element sebagai pilar industrialisasi guna mendukung pertumbuhan pertumbuhan ekonomi nasional
Penelitian ini berjudul “Hilirisasi Rare Earth Minerals sebagai Pilar Industrialisasi Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan global terhadap Rare Earth Elements (REE) sebagai bahan strategis dalam mendukung transisi energi dan teknologi tinggi. Indonesia memiliki cadangan REE yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada tahap eksplorasi. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana hilirisasi REE dapat menjadi pilar industrialisasi yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi terkini hilirisasi REE di Indonesia, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan strategi optimal dalam pengembangan industri hilir REE guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur dan data sekunder dari kementerian serta lembaga terkait. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan SWOT dan TWOS untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan REE nasional. Selain itu, digunakan pula analisis Cost-Benefit Analysis (CBA) untuk mengukur nilai ekonomi dan manfaat sosial dari hilirisasi REE. Landasan teori yang digunakan meliputi Value Chain Theory dan National Industrial Policy (NIP) yang menekankan pentingnya industrialisasi berbasis sumber daya alam untuk mencapai kemandirian ekonomi dan teknologi nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain strategis dalam rantai pasok global REE, dengan sebaran cadangan di Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Namun demikian, pengembangannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan teknologi pemurnian, kelemahan regulasi, serta minimnya koordinasi kelembagaan. Analisis menunjukkan bahwa strategi penguatan rantai nilai, pembangunan ekosistem industri REE, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan regulasi menjadi kunci keberhasilan hilirisasi. Hilirisasi REE diproyeksikan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB manufaktur nasional serta menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui kemandirian energi dan teknologi.
Kata kunci: Hilirisasi, Rare Earth Elements, Industrialisasi, Ketahanan Ekonomi, Strategi Nasional.
Tidak tersedia versi lain