Buku Cetak
Pemberdayaan masyarakat guna mendukung ekonomi berkelanjutan
Penelitian ini berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Guna Mendukung Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan global berupa ketimpangan sosial, fluktuasi ekonomi, dan keterbatasan akses masyarakat terhadap sumber daya ekonomi. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dapat mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi pemberdayaan masyarakat di sektor UMKM, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan langkah strategis guna meningkatkan inklusivitas dan daya saing ekonomi nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT yang didukung oleh studi kepustakaan, data empiris BPS, KemenkopUKM, dan laporan lembaga internasional seperti World Bank dan IEA. Teknik analisis dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pemberdayaan masyarakat serta menilai efektivitas kebijakan yang berlaku. Landasan teori yang digunakan adalah konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan ekonomi inklusif, yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja nasional, namun masih menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan akses modal, teknologi digital, regulasi, dan pasar, terutama di wilayah 3T. Upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi digital, penguatan akses pembiayaan, penyederhanaan regulasi, serta pengembangan ekonomi hijau terbukti dapat meningkatkan daya saing dan ketahanan ekonomi lokal. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat berbasis UMKM menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap dinamika global.
Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, UMKM, wilayah 3T, pembangunan ekonomi berkelanjutan, ekonomi inklusif.
Tidak tersedia versi lain