Buku Cetak
Konektivitas daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Penelitian ini berjudul “Konektivitas Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Dilatarbelakangi oleh ketimpangan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah di Indonesia. Sekitar 70% wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), masih menghadapi keterbatasan akses transportasi, komunikasi, dan infrastruktur digital. Kondisi ini menyebabkan tingginya biaya logistik, rendahnya daya saing ekonomi daerah, serta kesenjangan sosial yang menghambat pemerataan kesejahteraan nasional. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi konektivitas daerah saat ini, menilai dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam membangun konektivitas yang inklusif, efektif, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis berdasarkan kerangka PANCAGATRA (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan). Data dikumpulkan secara sekunder melalui telaah terhadap dokumen kebijakan, data statistik nasional, serta literatur akademik yang relevan. Analisis dilakukan secara multidimensi dengan mempertimbangkan aspek infrastruktur fisik, digitalisasi, tata kelola pemerintahan, serta lingkungan strategis nasional dan global. Landasan teori mengacu pada konsep pembangunan berkelanjutan, teori kesejahteraan Amartya Sen, serta paradigma ketahanan nasional yang menempatkan konektivitas sebagai pilar integrasi wilayah dan daya saing bangsa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konektivitas daerah secara signifikan berdampak terhadap percepatan distribusi barang dan jasa, perluasan akses pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi lokal dan nasional. Konektivitas laut, darat, udara, dan digital menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kesenjangan antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan konektivitas harus dilakukan secara terpadu antara pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, serta masyarakat, dengan menekankan prinsip inklusivitas, pemerataan, dan keberlanjutan. Diperlukan kebijakan nasional yang konsisten dan adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis untuk memastikan konektivitas berfungsi sebagai fondasi ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat.
Kata Kunci: Konektivitas Daerah, Infrastruktur, Kesejahteraan Masyarakat, Pembangunan Nasional, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain