Buku Cetak
Community policing policia nacional Timor Leste guna menjaga stabilitas keamanan
Penelitian ini berjudul ”Community Policing Polícia Nacional Timor-Leste Guna Menjaga Stabilitas Keamanan”. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tantangan struktural yang dihadapi Timor-Leste sebagai negara baru pasca kemerdekaan, terutama dalam membangun sistem keamanan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Rumusan masalah utama adalah bagaimana implementasi Community Policing oleh PNTL dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta merumuskan langkah strategis untuk memperkuat Community Policing sebagai pendekatan partisipatif dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat Timor-Leste.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder seperti peraturan perundang-undangan Timor-Leste, laporan lembaga internasional (UNDP, UNPOL, JICA), dan publikasi akademik terkait Community Policing. Analisis data dilakukan melalui telaah teoritik berdasarkan teori Disorganisasi Sosial, Teori Aktivitas Rutin, dan Teori Kapasitas Kolektif untuk menjelaskan relevansi partisipasi masyarakat dalam menciptakan keamanan berkelanjutan. Landasan hukum nasional seperti Undang-Undang No. 9/2009 tentang PNTL serta rencana strategis PNTL 2020–2024 menjadi acuan utama dalam membingkai implementasi kebijakan keamanan berbasis masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Community Policing di Timor-Leste telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan rasa aman dan kepercayaan publik, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pemahaman aparat terhadap filosofi kemitraan, dan rendahnya partisipasi masyarakat akibat faktor sosial-budaya. Data kriminalitas 2024 menunjukkan tren penurunan moderat seiring meningkatnya patroli komunitas dan kegiatan sosialisasi keamanan oleh PNTL. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan Community Policing sangat bergantung pada penguatan kapasitas kelembagaan, pendidikan berkelanjutan, dan kolaborasi antara polisi, pemerintah, serta masyarakat lokal. Dengan demikian, Community Policing dapat menjadi fondasi strategis bagi sistem keamanan nasional Timor-Leste yang demokratis, inklusif, dan berkelanjutan.
Kata kunci: Community Policing, PNTL, stabilitas keamanan, partisipasi masyarakat, Timor-Leste.
Tidak tersedia versi lain