Buku Cetak
Energi terbarukan dalam penyediaan listrik di daerah terpencil guna mendukung ketahanan energi nasional
Penelitian ini berjudul “Energi Terbarukan dalam Penyediaan Listrik di Daerah Terpencil Guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional”. Dilatarbelakangi oleh masih tingginya ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil yang kian menipis dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Di sisi lain, terdapat ribuan desa di Indonesia yang belum teraliri listrik, khususnya di daerah terpencil. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan dalam penyediaan listrik di daerah terpencil guna mendukung ketahanan energi nasional. Tujuan penelitian adalah merumuskan strategi kebijakan dan langkah konkret untuk mempercepat transisi energi berbasis sumber daya terbarukan, terutama energi surya, guna memperkuat ketahanan energi nasional dan pemerataan pembangunan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis melalui studi kepustakaan, data sekunder, serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Landasan teori mencakup konsep ketahanan energi nasional, pembangunan berkelanjutan, dan prinsip transisi energi hijau. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pemanfaatan energi surya di daerah terpencil serta merumuskan strategi optimalisasi yang adaptif terhadap kondisi geografis, sosial, dan ekonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar mencapai 3.295 GW, namun baru dimanfaatkan sekitar 0,27 GW. Hambatan utama meliputi biaya investasi tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan belum optimalnya kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, strategi optimalisasi diarahkan pada peningkatan peran pemerintah daerah dan swasta, insentif fiskal, penggunaan dana desa untuk proyek energi terbarukan, serta penguatan kolaborasi publik–swasta. Kesimpulannya, pemanfaatan energi surya di daerah terpencil bukan hanya solusi terhadap kesenjangan akses listrik, tetapi juga instrumen strategis untuk mencapai ketahanan energi nasional yang berkelanjutan dan mendukung agenda net zero emission tahun 2060.
Kata kunci: energi terbarukan, energi surya, daerah terpencil, ketahanan energi nasional, transisi energi.
Tidak tersedia versi lain