Buku Cetak
Hirilisasi sektor pertanian guna mendukung perekonomian nasional
Penelitian ini berjudul “Hilirisasi Sektor Pertanian Guna Mendukung Perekonomian Nasional.” Permasalahan yang diangkat adalah belum optimalnya peran hilirisasi sektor pertanian, khususnya pada komoditas kelapa sawit, dalam memperkuat struktur ekonomi nasional. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa meskipun sektor pertanian memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB dan ketahanan nasional, sebagian besar produk masih diekspor dalam bentuk mentah sehingga nilai tambah yang diperoleh relatif rendah. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi hilirisasi sektor pertanian guna meningkatkan nilai tambah, kesejahteraan petani, dan ketahanan ekonomi nasional dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif-deskriptif melalui studi kepustakaan (literature review) dengan data sekunder dari berbagai sumber resmi pemerintah, lembaga statistik, serta kajian akademik. Analisis dilakukan menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilan hilirisasi. Landasan teori yang digunakan meliputi Teori Nilai Tambah (Value Added Theory), Teori Keunggulan Komparatif (Comparative Advantage Theory), dan Teori Resiliensi Ekonomi (Economic Resilience Theory) sebagai pisau analisis untuk menilai kontribusi hilirisasi terhadap daya saing ekonomi nasional dan ketahanan ekonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilirisasi sektor pertanian, khususnya industri kelapa sawit, memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga 3–5 kali lipat dibanding ekspor bahan mentah. Hilirisasi terbukti mampu memperluas lapangan kerja, meningkatkan ekspor produk olahan, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan nasional. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur, teknologi, regulasi, dan investasi. Kesimpulannya, hilirisasi sektor pertanian perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, disertai kebijakan insentif fiskal, penguatan SDM, serta penguatan tata kelola industri berbasis keberlanjutan.
Kata kunci: Hilirisasi, Sektor Pertanian, Kelapa Sawit, Perekonomian Nasional, Nilai Tambah.
Tidak tersedia versi lain