Buku Cetak
Sistem politik menuju kemantangan demokrasi guna memperkuat ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Sistem Politik Menuju Kematangan Demokrasi Guna Memperkuat Ketahanan Nasional”. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana sistem politik Indonesia dapat diarahkan menuju kematangan demokrasi yang substansial untuk memperkuat ketahanan nasional. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih adanya kesenjangan antara idealisme demokrasi Pancasila dengan praktik politik yang terjadi, seperti lemahnya pengawasan pemilu, dominasi oligarki, politik uang, dan rendahnya literasi politik masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi, faktor yang memengaruhi, serta merumuskan strategi penguatan sistem politik yang berorientasi pada demokrasi matang dan berdaya tahan nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan good governance berbasis kepentingan nasional. Teknik analisis yang diterapkan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) guna mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sistem politik nasional serta peluang dan ancaman dari lingkungan eksternal. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka, data sekunder dari lembaga resmi, serta data primer hasil wawancara dan kuesioner dengan responden ahli. Landasan teori mengacu pada teori sistem politik Gabriel Almond dan G. Bingham Powell, konsep demokrasi Pancasila, dan prinsip good governance dari UNDP dan World Bank.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem politik Indonesia masih bersifat prosedural dan belum mencapai kematangan demokrasi substansial. Faktor penghambat utama meliputi rendahnya digitalisasi pemilu, lemahnya akuntabilitas partai politik, maraknya politik uang, serta polarisasi sosial politik. Sementara itu, peluang penguatan sistem politik dapat dilakukan melalui reformasi manajemen pemilu, modernisasi teknologi informasi, peningkatan pendidikan politik, dan pengawasan partisipatif masyarakat. Kesimpulannya, sistem politik yang berlandaskan demokrasi substansial, transparansi, dan partisipasi publik yang bermakna akan memperkuat legitimasi pemerintahan dan menjadi fondasi utama bagi ketahanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
Kata kunci: Sistem politik, demokrasi, pemilu, good governance, ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain