Buku Cetak
Integrasi dan kolaborasi antar lembaga pemerintah guna memperkuat perlindungan di ruang digital dalam rangka ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Integrasi dan Kolaborasi Antar Lembaga Pemerintah Guna Memperkuat Perlindungan di Ruang Digital dalam Rangka Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya ancaman siber seperti perjudian daring yang mengancam stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan negara. Rumusan masalah penelitian ini berfokus pada bagaimana integrasi dan kolaborasi antar lembaga pemerintah dapat memperkuat sistem perlindungan di ruang digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas kerja sama lintas lembaga dalam menangani ancaman digital, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi kebijakan untuk memperkuat ketahanan digital nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan SWOT dan metode TOWS, yang bertujuan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam kolaborasi antar lembaga. Landasan teori yang digunakan mencakup teori Ketahanan Nasional, Ketahanan Digital, Tata Kelola Kolaboratif, dan Analisis SWOT. Penelitian ini juga memperhatikan dimensi lingkungan strategis global, regional, dan nasional yang memengaruhi kebijakan perlindungan ruang digital.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan integrasi dan kolaborasi antar lembaga pemerintah dalam perlindungan ruang digital masih bersifat sektoral dan belum terkoordinasi secara terpadu. Hambatan utama mencakup ego sektoral, tumpang tindih kewenangan, dan keterbatasan sistem data lintas lembaga. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pembentukan pusat komando nasional keamanan digital, penguatan infrastruktur data lintas sektor, serta reformasi regulasi kolaboratif. Kesimpulannya, integrasi dan kolaborasi yang kuat antar lembaga pemerintah merupakan prasyarat strategis bagi terwujudnya ketahanan digital nasional yang adaptif, tangguh, dan berdaulat.
Kata kunci: Integrasi kelembagaan, kolaborasi digital, perlindungan ruang digital, ketahanan nasional, keamanan siber.
Tidak tersedia versi lain