Buku Cetak
Penguatan sumber daya manusia unggul guna mewujudkan kemandirian industri pertahanan
Penelitian ini berjudul “Penguatan Sumber Daya Manusia Unggul Guna Mewujudkan Kemandirian Industri Pertahanan”. Dilatarbelakangi oleh pentingnya kemandirian industri pertahanan sebagai elemen strategis dalam menjaga ketahanan nasional dan kedaulatan negara. Dalam era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, SDM unggul menjadi faktor kunci untuk menghadapi disrupsi teknologi, dinamika geopolitik, dan perlombaan teknologi militer global. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana strategi penguatan SDM dapat memperkuat kemandirian industri pertahanan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi aktual SDM, mengidentifikasi tantangan pengembangannya, serta merumuskan strategi kebijakan dalam membangun industri pertahanan yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kebijakan dan studi kasus pada industri pertahanan nasional, khususnya BUMN strategis seperti PT Pindad, PT PAL, PT Dirgantara Indonesia, dan PT Dahana. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis SWOT dan VRIO, yang digunakan untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan SDM industri pertahanan. Landasan teori mencakup konsep pengembangan SDM unggul, teori kapabilitas organisasi, serta kerangka ketahanan nasional berbasis Astagatra. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, regulasi, dan kebijakan pemerintah terkait industri pertahanan dan ketenagakerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas SDM di industri pertahanan Indonesia masih menghadapi kesenjangan kompetensi, rendahnya budaya riset, dan keterbatasan dalam penguasaan teknologi tinggi. Namun demikian, terdapat peluang besar untuk memperkuat kemandirian melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri dalam pendidikan vokasi, pelatihan berbasis teknologi, serta optimalisasi program alih teknologi. Kesimpulannya, penguatan SDM unggul merupakan prasyarat utama bagi tercapainya kemandirian industri pertahanan nasional. Diperlukan kebijakan berkelanjutan yang berfokus pada inovasi, sertifikasi kompetensi, serta peningkatan ekosistem riset dan kolaborasi strategis lintas sektor.
Kata kunci: Sumber Daya Manusia Unggul, Industri Pertahanan, Kemandirian, Alih Teknologi, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain