Buku Cetak
Hilirisasi industri guna meningkatkan pendapatan negara
Penelitian ini berjudul “Hilirisasi Industri Guna Meningkatkan Pendapatan Negara”. Berangkat dari permasalahan rendahnya nilai tambah sumber daya alam Indonesia akibat dominasi ekspor bahan mentah, khususnya di sektor pertambangan nikel. Latar belakang penelitian ini menyoroti perlunya transformasi ekonomi nasional yang berorientasi pada hilirisasi untuk memperkuat struktur ekonomi, meningkatkan daya saing global, serta memperbesar kontribusi terhadap pendapatan negara. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi aktual hilirisasi industri di Indonesia, mengidentifikasi manfaatnya terhadap peningkatan pendapatan negara, dan merumuskan strategi penguatan hilirisasi sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan, menggunakan data primer dan sekunder dari kementerian terkait, laporan statistik, serta literatur akademik. Analisis dilakukan dengan mengacu pada beberapa teori utama seperti Developmental State Theory, Value Added Theory, Resource-Based View (RBV), dan Sustainable Development Theory. Landasan hukum penelitian ini mencakup UUD 1945 Pasal 33, Undang-Undang Minerba Nomor 3 Tahun 2020, serta Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029. Kajian ini juga menelaah lingkungan strategis global dan nasional yang memengaruhi kebijakan hilirisasi, khususnya dalam konteks ketahanan ekonomi nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi nikel telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan negara, dengan kenaikan nilai ekspor produk olahan hingga enam kali lipat dan peningkatan PNBP sektor nikel mencapai Rp1.800 triliun selama 2014–2024. Selain memperkuat neraca perdagangan dan menciptakan lapangan kerja, hilirisasi juga meningkatkan ketahanan ekonomi daerah penghasil sumber daya. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa tumpang tindih regulasi, keterbatasan infrastruktur, dan transfer teknologi yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa percepatan hilirisasi perlu diintegrasikan melalui kebijakan lintas sektor yang konsisten, insentif berbasis kinerja, serta penerapan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung peningkatan pendapatan negara secara berkelanjutan.
Kata kunci: Hilirisasi industri, pendapatan negara, nikel, nilai tambah, ketahanan ekonomi nasional.
Tidak tersedia versi lain