Buku Cetak
Konektivitas maritim guna mendukung ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Konektivitas Maritim Guna Mendukung Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh pentingnya konektivitas maritim sebagai tulang punggung integrasi wilayah dan ketahanan nasional Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Permasalahan utama yang dikaji adalah kesenjangan antara potensi maritim Indonesia yang sangat besar dengan lemahnya sistem konektivitas laut nasional, yang berdampak pada tingginya biaya logistik, disparitas ekonomi antarwilayah, dan meningkatnya kerentanan terhadap ancaman non-tradisional di laut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi aktual konektivitas maritim Indonesia, mengidentifikasi tantangan strategis yang dihadapi, serta merumuskan strategi peningkatan konektivitas maritim yang mampu memperkuat ketahanan nasional secara komprehensif dan berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (literature review) dan analisis data sekunder dari berbagai sumber resmi pemerintah, lembaga internasional, serta publikasi ilmiah dalam lima tahun terakhir. Teknik analisis yang digunakan adalah metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dikombinasikan dengan TOWS Matrix untuk memetakan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi sistem konektivitas maritim nasional. Kajian ini juga memanfaatkan pendekatan multidisiplin, mengintegrasikan perspektif kebijakan publik, ekonomi maritim, pertahanan-keamanan, dan teknologi, dengan landasan teori ketahanan nasional, Wawasan Nusantara, dan Sistem Manajemen Nasional (Sismennas).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program pemerintah seperti Tol Laut dan pembangunan pelabuhan strategis telah meningkatkan aksesibilitas dan menurunkan disparitas harga antarwilayah, efektivitas konektivitas maritim nasional masih terkendala oleh infrastruktur yang belum merata, rendahnya integrasi antarmoda, keterbatasan SDM maritim, serta lemahnya koordinasi lintas sektor. Penerapan digitalisasi pelabuhan, reformasi tata kelola, dan penerapan multi-stakeholders governance direkomendasikan sebagai strategi utama untuk meningkatkan efisiensi logistik dan memperkuat kedaulatan maritim. Dengan demikian, penguatan konektivitas maritim tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga menjadi instrumen vital dalam menjaga ketahanan nasional Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global.
Kata kunci: konektivitas maritim, ketahanan nasional, Tol Laut, pelabuhan strategis, sistem logistik nasional.
Tidak tersedia versi lain