Buku Cetak
Meningkatkan kemampuan siber Indonesia untuk mendukung pertahanan negara
Penelitian ini berjudul “Meningkatkan Kemampuan Siber Indonesia untuk Mendukung Pertahanan Negara”. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya ketergantungan negara terhadap teknologi informasi dan komunikasi yang diiringi dengan eskalasi ancaman siber, baik yang bersifat nonmiliter maupun berpotensi berkembang menjadi perang siber. Berbagai serangan siber yang terjadi menunjukkan adanya kerentanan sistem keamanan nasional yang dapat mengancam kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan siber Indonesia agar mampu mendukung pertahanan negara secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran analitis serta rekomendasi strategis dalam rangka meningkatkan kemampuan siber nasional sebagai bagian integral dari sistem pertahanan negara.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, data dan fakta empiris, serta literatur ilmiah terkait keamanan siber dan pertahanan negara. Teknik analisis data dilakukan dengan mengkaji dan mengaitkan data yang diperoleh dengan kerangka teoretis yang relevan. Landasan teori utama yang digunakan adalah strategy of cybersecurity yang dikemukakan oleh Cristin Flynn Goodwin dan J. Paul Nicholas, dengan fokus pada tiga prinsip utama, yaitu outcome focused, prioritized, dan globally relevant, serta didukung oleh teori kedaulatan negara, ketahanan nasional, dan pertahanan negara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siber Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain lemahnya integrasi kelembagaan, keterbatasan regulasi yang komprehensif, serta belum optimalnya pengelolaan sumber daya manusia dan infrastruktur siber. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan siber Indonesia perlu dilakukan secara terintegrasi melalui penguatan kebijakan nasional, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur siber yang andal, serta sinergi antarpemangku kepentingan. Dengan demikian, kemampuan siber nasional diharapkan mampu berperan sebagai instrumen strategis dalam mendukung pertahanan negara dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata kunci: kemampuan siber, keamanan siber, pertahanan negara, ancaman siber, strategi siber nasional.
Tidak tersedia versi lain