Buku Cetak
Membangun daerah perbatasan guna menjaga kedaulatan NKRI
Penelitian ini berjudul “Membangun Daerah Perbatasan Guna Menjaga Kedaulatan NKRI”. Dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya pembangunan di wilayah perbatasan darat Indonesia–Malaysia yang berdampak pada aspek pertahanan, ekonomi, dan sosial budaya. Keterbatasan infrastruktur, rendahnya pelayanan publik, lemahnya sinergi antar kementerian/lembaga, serta belum meratanya pemahaman kesadaran bela negara masyarakat perbatasan berpotensi melemahkan daya tangkal wilayah dan mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun daerah perbatasan guna menjaga kedaulatan NKRI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pembangunan wilayah perbatasan saat ini serta merumuskan strategi yang tepat dalam mendukung terjaganya kedaulatan negara.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan studi kepustakaan dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan, pengkajian, dan interpretasi data berdasarkan peraturan perundang-undangan, data empiris, serta fakta lapangan dengan perspektif kepentingan nasional. Landasan teori yang digunakan meliputi Teori Manajemen (POAC), Teori Perencanaan Pembangunan Wilayah, Teori Pemberdayaan Masyarakat, dan Teori Sinergi. Kerangka teoretis tersebut digunakan untuk menganalisis permasalahan pembangunan infrastruktur, pelayanan pemerintah, kesadaran bela negara masyarakat, serta koordinasi antar kementerian/lembaga dalam pengelolaan wilayah perbatasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan masih belum merata dan belum sepenuhnya mendukung konektivitas wilayah; pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masih terbatas; kesadaran bela negara masyarakat perlu terus diperkuat; serta sinergi antar kementerian/lembaga belum berjalan optimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kesejahteraan masyarakat dan berpotensi melemahkan ketahanan wilayah perbatasan. Disimpulkan bahwa pembangunan daerah perbatasan harus dilakukan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kepentingan pertahanan negara melalui penguatan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi koordinasi lintas sektor agar kedaulatan NKRI dapat terjaga secara efektif.
Kata kunci: pembangunan perbatasan, kedaulatan NKRI, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, sinergi kelembagaan.
Tidak tersedia versi lain