Buku Cetak
Membangun kawasan ekonomi khusus di Pulau Bunguran - Kepulauan Natuna dalam rangka peningkatan ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Membangun Kawasan Ekonomi Khusus di Pulau Bunguran–Kepulauan Natuna dalam Rangka Peningkatan Ketahanan Nasional”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh posisi strategis Kabupaten Natuna, khususnya Pulau Bunguran, yang memiliki potensi ekonomi besar di sektor perikanan, minyak dan gas bumi, serta letaknya pada jalur pelayaran internasional di kawasan Laut Natuna Utara yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan. Di sisi lain, kawasan ini menghadapi tantangan geopolitik dan keamanan akibat dinamika konflik kawasan dan pelanggaran kedaulatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kebijakan dan strategi membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Bunguran guna meningkatkan ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pembangunan KEK yang mampu mengintegrasikan pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) dan pendekatan keamanan (security approach) dalam kerangka konsepsi Ketahanan Nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research), analisis kebijakan (policy research), serta telaah data sekunder yang relevan dengan kondisi Natuna. Teknik analisis data dilakukan melalui interpretasi regulasi, kajian potensi ekonomi wilayah, serta analisis lingkungan strategis global, regional, dan nasional. Landasan teori yang digunakan meliputi teori pembangunan ekonomi wilayah/regional, teori klaster industri (industrial cluster), serta teori pertahanan dan keamanan khususnya konsep sea control dan geopolitik–geostrategi. Kerangka konseptual Ketahanan Nasional dengan pendekatan Asta Gatra digunakan sebagai pisau analisis untuk mengintegrasikan aspek ekonomi dan pertahanan keamanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan KEK di Pulau Bunguran sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis klaster industri perikanan terpadu, hilirisasi migas, serta pengembangan industri maritim dan pertahanan. KEK juga berfungsi sebagai instrumen percepatan pembangunan wilayah perbatasan dan penguatan dukungan logistik pertahanan negara. Secara simultan, pembangunan KEK memperkuat daya tangkal nasional melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat, optimalisasi sumber daya alam, dan penguatan kehadiran negara di kawasan perbatasan. Kesimpulannya, pembangunan KEK di Pulau Bunguran merupakan strategi integratif yang efektif dalam meningkatkan Ketahanan Nasional melalui sinergi kebijakan ekonomi dan pertahanan keamanan secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pulau Bunguran, Natuna, Ketahanan Nasional, wilayah perbatasan, geopolitik, pertahanan dan keamanan.
Tidak tersedia versi lain