Buku Cetak
Diplomasi publik Arab Saudi pada Dinamika diplomasi publik Amerika guna membangun citra positif Islam terhadap ideologi ekstremis dan teroris
Penelitian ini berjudul “Diplomasi Publik Arab Saudi pada Dinamika Diplomasi Publik Amerika Serikat guna Membangun Citra Positif Islam terhadap Ideologi Ekstremis dan Teroris”. Dilatarbelakangi oleh menguatnya stigma negatif terhadap Islam pasca peristiwa 9/11 di Amerika Serikat serta berkembangnya ideologi ekstremis dan terorisme global. Di tengah dinamika diplomasi publik global yang dipengaruhi model dan pengalaman Amerika Serikat, Arab Saudi menghadapi tantangan dalam membangun citra positif Islam sebagai agama damai. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan diplomasi publik Arab Saudi pada dinamika diplomasi publik Amerika Serikat guna membangun citra positif Islam terhadap ideologi ekstremis dan teroris. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran strategis sekaligus alternatif metode bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan efektivitas diplomasi publik yang berbasis nilai-nilai Islam moderat dan kepentingan nasional.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan komprehensif integral melalui studi kepustakaan terhadap dokumen resmi, regulasi, dan literatur akademik yang relevan. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji faktor lingkungan strategis global, regional, dan nasional yang memengaruhi diplomasi publik. Landasan teori yang digunakan meliputi Teori Tantangan dan Respons dari Arnold J. Toynbee, konsep diplomasi publik menurut Hans N. Tuch, serta teori soft power dari Joseph S. Nye Jr.. Kerangka normatif penelitian bertumpu pada prinsip Islam, Dekrit Kerajaan, serta visi pembangunan nasional seperti Saudi Vision 2030 yang menekankan moderasi, modernisasi, dan keterbukaan global.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi diplomasi publik Arab Saudi dapat dilakukan melalui penguatan diplomasi budaya, bantuan kemanusiaan, reformasi sosial, pemberdayaan perempuan, serta kerja sama multilateral dalam melawan ekstremisme. Pendekatan soft power yang terintegrasi dengan kepentingan politik dan keamanan nasional terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan koersif. Kesimpulannya, pembangunan citra positif Islam memerlukan sinergi antara kebijakan luar negeri yang aktif, modernisasi domestik, serta narasi Islam moderat yang konsisten di tingkat global.
Kata Kunci: diplomasi publik, citra positif Islam, ekstremisme, terorisme, soft power, Saudi Vision 2030.
Tidak tersedia versi lain