Buku Cetak
Meningkatkan kesiapsiagaan TNI dalam rangka menghadapi pandemi virus
Penelitian ini berjudul “Meningkatkan Kesiapsiagaan TNI dalam Rangka Menghadapi Pandemi Virus”. Penelitian ini membahas bagaimana kesiapsiagaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menghadapi ancaman pandemi yang berdampak luas terhadap stabilitas nasional. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya frekuensi dan dampak pandemi global, termasuk Covid-19, yang tidak hanya menimbulkan krisis kesehatan tetapi juga krisis ekonomi, sosial, dan keamanan. Rumusan masalah penelitian ini adalah: “Bagaimana meningkatkan kesiapsiagaan TNI dalam rangka menghadapi pandemi virus?” Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kelemahan pada aspek doktrin, regulasi, kapasitas, dan manajemen, serta merumuskan strategi peningkatan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi ancaman nonmiliter berupa pandemi virus di masa mendatang.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kepentingan nasional. Data dan fakta yang diperoleh dianalisis berdasarkan teori keamanan (security theory) dan teori profesionalisme baru (new professionalism theory), serta didukung oleh kajian peraturan perundang-undangan di bidang pertahanan, kesehatan, dan kekarantinaan kesehatan. Analisis dilakukan terhadap aspek doktrin, regulasi, kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia kesehatan TNI, infrastruktur fasilitas kesehatan, serta manajemen koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam penanggulangan pandemi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi pandemi masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara strategis. Kelemahan utama terletak pada belum optimalnya doktrin pertahanan dalam mengakomodasi ancaman nonkonvensional, keterbatasan kapasitas fasilitas kesehatan dan tenaga medis, serta belum solidnya sistem manajemen dan koordinasi lintas lembaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesiapsiagaan TNI harus dilakukan secara komprehensif melalui pembaruan doktrin yang adaptif terhadap ancaman nonmiliter, penguatan regulasi yang memperjelas peran dalam operasi militer selain perang, peningkatan kapasitas dan modernisasi fasilitas kesehatan militer, pengembangan sistem peringatan dini dan protokol terpadu, serta penguatan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait. Dengan langkah-langkah tersebut, TNI akan memiliki kesiapan institusional, operasional, dan profesional yang lebih kuat dalam menghadapi pandemi sebagai bagian dari ancaman terhadap ketahanan dan keamanan nasional.
Kata Kunci: kesiapsiagaan, TNI, pandemi virus, keamanan nonmiliter, profesionalisme militer.
Tidak tersedia versi lain