Buku Cetak
Penanaman nilai-nilai kebangsaan di tanah Papua guna menjaga keutuhan NKRI
Penelitian ini berjudul “Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan di Tanah Papua Guna Menjaga Keutuhan NKRI”. Dilatarbelakangi oleh dinamika sosial, politik, dan keamanan di Papua yang masih diwarnai persoalan separatisme, ketimpangan pembangunan, serta belum optimalnya internalisasi nilai kebangsaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi penanaman nilai-nilai kebangsaan di Tanah Papua guna menjaga keutuhan NKRI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kebangsaan pasca Otonomi Khusus, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan strategi yang efektif, persuasif, dan berkelanjutan dalam memperkuat integrasi nasional di Papua.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik. Teknik analisis data dilakukan melalui studi kepustakaan, telaah regulasi, serta analisis kondisi faktual berdasarkan data sekunder. Landasan teori yang digunakan meliputi Teori Komunitas Terbayang dari Benedict Anderson, Teori Manajemen Konflik, Konsep Wawasan Kebangsaan, serta Konsep Ketahanan Nasional dengan pendekatan Astagatra. Kerangka normatif penelitian merujuk pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua sebagai instrumen kebijakan afirmatif dalam kerangka NKRI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penanaman nilai-nilai kebangsaan di Papua pasca Otonomi Khusus telah berjalan, namun belum optimal karena dipengaruhi faktor geografis, kesenjangan pembangunan, persoalan ideologi etno-nasionalisme, dinamika politik lokal, serta gangguan keamanan dari kelompok separatis bersenjata. Peran pemerintah pusat dan daerah belum sepenuhnya terintegrasi secara sinergis dan berkelanjutan. Oleh karena itu, strategi penanaman nilai kebangsaan perlu dilakukan melalui pendekatan jangka pendek, menengah, dan panjang yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan, pendidikan karakter kebangsaan, dialog inklusif, serta penguatan keadilan sosial dan penghormatan HAM. Kesimpulannya, penanaman nilai-nilai kebangsaan yang komprehensif, humanis, dan berbasis kesejahteraan merupakan prasyarat utama dalam menjaga keutuhan NKRI di Tanah Papua.
Kata kunci: nilai kebangsaan, Papua, otonomi khusus, ketahanan nasional, integrasi nasional, NKRI.
Tidak tersedia versi lain