Buku Cetak
Keterbukaan informasi publik dan ketahanan nasional
Pada masyarakat modern, kebutuhan atas informasi semakin besar. Bahkan informasi kini telah menjadi kebutuhan dasar dalam pengambilan keputusan personal, komunal/sosial, maupun institusional.
Era globalisasi yang didukung kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pertukaran informasi terjadi terus-menerus sehingga keterbukaan informasi merupakan keniscayaan. Demikian halnya dengan informasi publik, ia berhak didapatkan oleh setiap warga negara lewat berbagai platform karena informasi publik merupakan hak asasi bagi warga negara. Oleh karena itu, badan-badan publik (baik negara maupun non-negara) wajib membukanya tanpa batasan. Informasi publik sangat terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan ketahanan nasional suatu bangsa, dan ini berlaku untuk semua aspek dalam Astagatra yang meliputi geografi, demografi, sumber daya alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan keamanan. Pada semua aspek tersebut, keterbukaan informasi publik harus dijamin meski tetap ada informasi yang dikecualikan atau dirahasiakan, sesuai dengan ketentuan perundangan, demi tetap terwujudnya ketahanan nasional. Pada saat ini, badan publik negara telah semakin terbuka dan telah melayani informasi publik kepada masyarakat karena selalu di-monev oleh Komisi Informasi dan digugat masyarakat jika mereka tidak memberikan informasi publiknya. Namun untuk badan-badan publik non-negara, hingga saat ini belum diketahui sejauh mana mereka telah terbuka karena belum “tersentuh” oleh monev Komisi Informasi maupun gugatan dari masyarakat. Padahal keterbukaan mereka juga terkait erat dengan ketahanan nasional seperti halnya untuk badan-badan publik negara/pemerintah Abad ke-21 menghadirkan perubahan cepat di bidang teknologi informasi. Dengan deep technology, arus informasi bergerak lebih cepat menembus batas wilayah dan administratif negara, serta merasuk ke relung-relung pribadi masyarakat di segala tempat. Bahkan disrupsi di bidang teknologi informasi, selain munculnya platform digital, kini diperkuat oleh penggunaan kecerdasan arifisial (AI). Akibatnya ruang digital kini subur oleh informasi yang kompleks, bisa bersifat positif dan juga negatif, bermanfaat sekaligus juga berdaya rusak bagi individu, masyarakat, negara, bangsa, dan peradaban. Ketahanan nasional pun jadi pertaruhan kritikal. Di sinilah perlu ada ketahanan informasi agar kita dapat memilah dan memilih informasi bermutu. Buku ini muncul di waktu yang tepat, di saat kita membutuhkan peta ruang digital berikut dinamika arus informasi yang berdampak pada ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain