Buku Cetak
Penguatan sumber daya organisasi badan narkotika nasional guna mewujudkan ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Penguatan Sumber Daya Organisasi Badan Narkotika Nasional Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya ancaman narkotika yang berkembang menjadi kejahatan transnasional, terorganisasi, dan berbasis teknologi, sehingga memberikan dampak multidimensional terhadap stabilitas dan ketahanan nasional. Di sisi lain, kapasitas organisasi Badan Narkotika Nasional (BNN) masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama pada aspek kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, modernisasi teknologi sistem operasional, serta sinergi lintas sektoral. Berdasarkan kondisi tersebut, rumusan masalah penelitian adalah bagaimana penguatan sumber daya organisasi BNN guna mendukung terwujudnya ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya penguatan sumber daya organisasi BNN serta menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan terkait penguatan organisasi BNN dalam menghadapi dinamika ancaman narkotika.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan dan analisis data berdasarkan studi kepustakaan terhadap data sekunder, antara lain regulasi, literatur, serta rilis dan data resmi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan konsep Ketahanan Nasional (Asta Gatra) dan dipertajam melalui pendekatan PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, and Environmental) untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi faktor-faktor eksternal yang memengaruhi penguatan kapasitas organisasi BNN. Landasan pemikiran penelitian meliputi peraturan perundang-undangan terkait narkotika, pertahanan negara, dan intelijen negara, serta konsep Good Governance, Collaborative Governance, dan Human Resource Development sebagai dasar dalam menganalisis penguatan kapasitas kelembagaan BNN.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan sumber daya organisasi BNN perlu diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu penguatan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, modernisasi teknologi sistem operasional, serta penguatan sinergi lintas sektoral. Penguatan SDM dilakukan melalui peningkatan kompetensi berkelanjutan, sertifikasi profesional di bidang cyber intelligence, digital forensik dan analisis data, pemerataan personel, serta pembinaan karier berbasis merit dan integritas. Modernisasi teknologi dilakukan melalui integrasi sistem informasi secara real-time, pengembangan command center, pemanfaatan big data analytics, modernisasi laboratorium digital forensik, serta penguatan teknologi deteksi dan pengawasan. Sementara itu, sinergi lintas sektoral diperkuat melalui tata kelola kolaboratif, harmonisasi regulasi dan standar operasional, integrasi pertukaran data dan intelijen, operasi terpadu, serta pelibatan pemerintah daerah dan masyarakat. Kesimpulannya, penguatan ketiga aspek tersebut merupakan kebutuhan strategis untuk membentuk organisasi BNN yang adaptif, responsif, profesional, dan terintegrasi, sehingga mampu meningkatkan efektivitas penanggulangan narkotika dan memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh.
Kata kunci: sumber daya organisasi; Badan Narkotika Nasional; narkotika; ketahanan nasional; PESTLE; sinergi lintas sektoral.
Tidak tersedia versi lain