Buku Cetak
Transformasi SDM aparatur negara bebas narkoba guna ketahanan sosial budaya nasional
Penelitian ini berjudul “Transformasi SDM Aparatur Negara Bebas Narkoba Guna Ketahanan Sosial Budaya Nasional. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang telah menembus lingkungan aparatur negara dan berpotensi merusak integritas birokrasi, kualitas pelayanan publik, kepercayaan masyarakat, serta stabilitas sosial budaya nasional. Penelitian ini bertujuan memberikan sumbangan pemikiran kepada pemangku kebijakan dalam membangun aparatur negara yang berintegritas, berdisiplin, berkomitmen terhadap nilai kebangsaan, dan mampu menjadi penguat ketahanan sosial budaya nasional.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan dan data sekunder, dengan pendekatan kepentingan nasional melalui perspektif Astagatra. Analisis dilakukan dengan menggunakan Teori Keamanan Non-Tradisional, Teori Kontrol Sosial Kultural, Teori Good Governance, serta konsep Human Capital dan Ketahanan Nasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan reaktif-represif semata belum memadai untuk menghadapi ancaman narkoba yang bersifat multidimensional, adaptif, dan sistemik. Oleh karena itu, diperlukan transformasi yang mengintegrasikan P4GN dalam manajemen SDM aparatur, membangun budaya organisasi berbasis integritas Pancasila, memperkuat peran APIP, serta meningkatkan sinergi lintas sektoral.
Hasil penelitian merumuskan empat strategi transformasional, yaitu reorientasi penanganan narkoba dari pendekatan reaktif-represif menuju preventif-transformasional berbasis human security; pembangunan budaya organisasi berbasis integritas dengan kepemimpinan teladan; transformasi APIP menjadi strategic partner dan katalisator integritas; serta penguatan sinergi BNN, Kementerian PAN-RB, BKN, Kemendagri, dan pemangku kepentingan melalui platform koordinasi nasional yang terintegrasi dengan agenda reformasi birokrasi. Kesimpulannya, transformasi SDM aparatur negara bebas narkoba merupakan agenda strategis dan eksistensial, bukan sekadar penegakan hukum, karena menjadi fondasi pembentukan birokrasi yang bersih, berintegritas, berdaya tahan, dan mampu memperkuat ketahanan sosial budaya nasional menuju Indonesia Emas 2045. Keberhasilan strategi tersebut sangat ditentukan oleh komitmen dan keteladanan kepemimpinan secara konsisten dari tingkat tertinggi hingga lini terdepan.
Kata kunci: Transformasi SDM, Aparatur Negara, Bebas Narkoba, Integritas, APIP, Ketahanan Sosial Budaya, Ketahanan Nasional.
Tidak tersedia versi lain