Buku Cetak
Etos kerja generasi muda guna meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia
Penelitian ini berjudul “Penguatan Etos Kerja Generasi Muda Guna Meningkatkan Produktivitas Tenaga Kerja Indonesia”. Merupakan kajian yang dilatarbelakangi oleh belum optimalnya produktivitas tenaga kerja Indonesia serta belum terintegrasinya pembentukan etos kerja generasi muda dalam pendidikan, pelatihan, pemagangan, transisi menuju dunia kerja, dan lingkungan kerja. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana penguatan etos kerja generasi muda guna meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Kondisi tersebut semakin penting di tengah perubahan dunia kerja akibat digitalisasi, kecerdasan buatan, otomasi, dan perubahan kebutuhan keterampilan. Kajian ini bertujuan memberikan alternatif strategi dan rekomendasi kebijakan yang terpadu, terukur, dan berkelanjutan untuk memperkuat disiplin, tanggung jawab, integritas, ketekunan, motivasi, adaptasi digital, orientasi mutu, dan daya saing generasi muda.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah dokumen kebijakan, data statistik resmi, publikasi kementerian/lembaga, jurnal ilmiah, dan media kredibel. Analisis dilakukan untuk menggambarkan kondisi aktual, faktor penyebab, serta alternatif penguatan etos kerja generasi muda terhadap produktivitas tenaga kerja. Pendekatan yang digunakan adalah perspektif kepentingan nasional dengan penekanan pada gatra ekonomi, sosial budaya, dan kebijakan publik, sedangkan teknik analisis menggunakan SWOT dan TOWS Matrix untuk merumuskan strategi SO, WO, ST, dan WT. Landasan pemikiran meliputi Teori Human Capital, konsep etos kerja, teori motivasi, dan konsep Ketahanan Nasional.
Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan etos kerja generasi muda perlu dilakukan secara terpadu melalui empat strategi utama, yaitu mengintegrasikan etos kerja dalam pendidikan, vokasi, dan pelatihan; memperkuat konektivitas pendidikan dan dunia kerja melalui pemagangan, bimbingan karier, serta penempatan kerja; membangun ekosistem pembelajaran dan kerja yang mendukung motivasi, kesehatan psikologis, ketangguhan, dan adaptasi digital; serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, adil, produktif, dan memberikan penghargaan berbasis kinerja. Analisis SWOT–TOWS menempatkan isu pada Kuadran I dengan strategi progresif sebagai prioritas. Kesimpulan kajian menegaskan bahwa etos kerja bukan semata-mata sikap individual, melainkan hasil pembinaan yang membutuhkan sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri. Penguatan tersebut dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan ketangguhan nasional serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Kata kunci: etos kerja, generasi muda, produktivitas tenaga kerja, sumber daya manusia, ketahanan nasional, Indonesia Emas 2045.
Tidak tersedia versi lain