Buku Cetak
Akselerasi program koperasi desa merah putih guna ketahanan pangan nasional
Penelitian ini berjudul “Akselerasi Program Koperasi Desa Merah Putih Guna Ketahanan Pangan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Meskipun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki potensi strategis sebagai penggerak ekonomi desa, penyerap hasil pertanian, serta penguat rantai produksi dan distribusi pangan, implementasinya masih menghadapi persoalan kebijakan dan pembangunan. Permasalahan tersebut meliputi pendekatan top-down, pengalihan sebagian Dana Desa, keterbatasan partisipasi masyarakat, potensi persoalan tata kelola, ketidakjelasan status aset, keterbatasan lahan, serta ketidaksesuaian standar pembangunan dengan kapasitas daerah. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana akselerasi program Koperasi Desa Merah Putih guna ketahanan pangan nasional. Penelitian bertujuan memberikan sumbangan pemikiran berupa rekomendasi konkret kepada pemangku kebijakan mengenai langkah-langkah strategis untuk mempercepat program KDMP dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif melalui studi kepustakaan dan pemanfaatan data sekunder. Pendekatan analisis menggunakan perspektif Asta Gatra dalam konsep Ketahanan Nasional, yang dipertajam dengan PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, Environmental) dan analisis manajemen 6M (Man, Money, Material, Machine, Method, Market). Landasan pemikiran penelitian meliputi UUD NRI Tahun 1945, khususnya Pasal 33 ayat (1), Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta konsep dan teori pertumbuhan ekonomi, ekonomi kerakyatan, dan ketahanan nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KDMP memiliki potensi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada pembenahan kebijakan pendanaan, penguatan partisipasi masyarakat, tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta pembangunan yang adaptif terhadap kondisi daerah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa akselerasi KDMP perlu dilakukan melalui diversifikasi sumber pendanaan agar tidak hanya bertumpu pada Dana Desa, alokasi dukungan secara bertahap dan berbasis kinerja, penguatan kapasitas masyarakat melalui pendampingan, serta intensifikasi musyawarah desa. Pada aspek pembangunan, diperlukan pemanfaatan aset pemerintah yang belum produktif, penguatan inventarisasi dan kepastian hukum aset, transparansi pembiayaan, audit berkala, serta fleksibilisasi standar konstruksi dan pembangunan bertahap sesuai kapasitas daerah. Dengan langkah tersebut, KDMP diharapkan berkembang sebagai institusi ekonomi desa yang partisipatif, mandiri, dan akuntabel serta mampu berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Kata kunci: Koperasi Desa Merah Putih; akselerasi; ketahanan pangan; ekonomi kerakyatan; ketahanan nasional; tata kelola.
Tidak tersedia versi lain