Buku Cetak
Penguatan peran TNI dalam menghadapi bencana alam sebagai dampak perubahan iklim guna mendukung ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Penguatan Peran TNI dalam Menghadapi Bencana Alam sebagai Dampak Perubahan Iklim guna Mendukung Ketahanan Nasional”. Perubahan iklim telah meningkatkan frekuensi dan kompleksitas bencana alam di Indonesia, khususnya bencana hidrometeorologi, yang berdampak terhadap keselamatan masyarakat, stabilitas wilayah, sosial ekonomi, dan ketahanan nasional. Dalam kondisi tersebut, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran strategis melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), namun pelaksanaannya masih lebih dominan pada tahap tanggap darurat dibandingkan mitigasi dan kesiapsiagaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penguatan peran TNI dalam menghadapi bencana alam sebagai dampak perubahan iklim guna mendukung ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan menyampaikan gagasan dan konsep strategis mengenai penguatan peran, sinergi, dan kontribusi TNI dalam menghadapi bencana alam secara adaptif, responsif, efektif, dan terintegrasi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan dan analisis data berdasarkan studi kepustakaan terhadap data sekunder, regulasi, dan sumber literatur yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan perspektif Asta Gatra dalam konsep Ketahanan Nasional serta pendekatan PESTEL (Political, Economic, Social, Technological, Environmental, and Legal) untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis yang memengaruhi efektivitas penanggulangan bencana. Landasan teori dan konsep yang digunakan meliputi Teori Stakeholder, Teori Siklus Manajemen Bencana, konsep Capacity Building, konsep keamanan non-tradisional, serta konsep ketahanan nasional. Pendekatan tersebut digunakan untuk menganalisis peran TNI pada tahapan mitigasi dan pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan peran TNI diperlukan karena masih terdapat kesenjangan antara meningkatnya intensitas dan kompleksitas bencana dengan kesiapan operasional, dukungan logistik dan infrastruktur, serta sinergi dan interoperabilitas lintas sektor. Penguatan diarahkan pada transformasi peran TNI dari pendekatan yang dominan reaktif menuju pendekatan yang lebih preventif dan proaktif melalui peningkatan mitigasi, pemetaan risiko, edukasi masyarakat, sistem peringatan dini, latihan terpadu, peningkatan kapasitas personel, modernisasi sarana dan prasarana, penguatan logistik, serta integrasi sistem komando dan komunikasi dengan BNPB, pemerintah daerah, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya. Kesimpulannya, penguatan peran TNI secara sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan pada seluruh tahapan penanggulangan bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas respons nasional serta mendukung terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh dan adaptif.
Kata kunci: TNI, bencana alam, perubahan iklim, mitigasi bencana, kesiapsiagaan, OMSP, ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain