Buku Cetak
Diversifikasi kemitraan perdagangan Australia guna mengurangi ketergantungan pada cina dalam rangka meningkatkan ketahanan ekonomi
Australia menghadapi paradoks strategis yang semakin menonjol dalam lingkungan geoekonomi kontemporer. Selama lebih dari dua dekade, hubungan perdagangan yang erat dengan Cina telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran nasional, dengan Cina secara konsisten menyerap hampir sepertiga total ekspor Australia. Namun, tingkat konsentrasi perdagangan yang sangat tinggi tersebut juga menciptakan kerentanan struktural. Ketika hubungan ekonomi menjadi semakin terpolitisasi di tengah rivalitas strategis Amerika Serikat–Cina, interdependensi yang asimetris memungkinkan instrumen ekonomi digunakan sebagai alat tekanan politik (weaponized interdependence), sehingga meningkatkan risiko terhadap ketahanan ekonomi, stabilitas rantai pasok, dan otonomi strategis Australia sebagai negara middle power. Kondisi tersebut menuntut pergeseran paradigma dari pendekatan yang semata-mata berorientasi pada efisiensi ekonomi menuju pendekatan yang menempatkan keamanan ekonomi (economic security) sebagai bagian integral dari ketahanan nasional. Kajian ini berargumen bahwa tantangan utama Australia bukanlah hubungan ekonominya dengan Cina, melainkan tingkat konsentrasi perdagangan yang terlalu tinggi pada satu pasar dan sejumlah kecil komoditas. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan bukan decoupling, melainkan strategi China Plus, yaitu mempertahankan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dengan Cina sambil secara bertahap mengurangi risiko konsentrasi melalui diversifikasi perdagangan, investasi, dan rantai pasok. Implementasi strategi tersebut memerlukan pendekatan yang terintegrasi melalui penguatan diplomasi ekonomi middle power, diversifikasi kemitraan dagang ke ASEAN, India, Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa, transformasi menuju sektor bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi mineral kritis dan energi bersih, serta penguatan ketahanan rantai pasok bersama mitra-mitra terpercaya. Keberhasilan strategi ini bergantung pada konsistensi kebijakan, koordinasi lintas sektor, dan kemitraan yang erat antara pemerintah dan dunia usaha. Pada akhirnya, diversifikasi perdagangan bukan sekadar kebijakan ekonomi, melainkan strategi ketahanan nasional. Dengan membangun struktur perdagangan yang lebih terdiversifikasi, adaptif, dan berdaya tahan, Australia akan mampu mempertahankan kemakmuran, memperluas otonomi strategis, dan meningkatkan resiliensi nasional di tengah rivalitas geoekonomi yang semakin intensif.
Tidak tersedia versi lain