Perpustakaan Lemhannas RI

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penguatan peran intelijen dalam mendeteksi dini ancaman post truth guna mencegah polarisasi sosial dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional
Penanda Bagikan

Buku Cetak

Penguatan peran intelijen dalam mendeteksi dini ancaman post truth guna mencegah polarisasi sosial dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional

Arief Widiyarto - Nama Orang;

Ancaman post-truth telah berkembang menjadi salah satu tantangan strategis bagi Indonesia karena bekerja melalui manipulasi persepsi, emosi kolektif, dan konstruksi narasi publik yang dapat memicu polarisasi sosial serta melemahkan ketahanan nasional. Perkembangan teknologi informasi, tingginya penetrasi internet, dan dominasi media sosial telah mempercepat penyebaran disinformasi, hoaks, propaganda digital, serta narasi berbasis identitas yang sering kali lebih cepat diterima publik dibandingkan klarifikasi berbasis fakta. Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, kondisi ini berpotensi menurunkan kepercayaan terhadap institusi negara, mengganggu stabilitas sosial-politik, dan merusak kohesi kebangsaan. Penguatan peran intelijen negara menjadi kebutuhan strategis, terutama untuk menjalankan fungsi deteksi dini dan peringatan dini terhadap ancaman informasi yang berkembang di ruang digital. Intelijen tidak lagi cukup berfokus pada ancaman fisik, tetapi harus mampu membaca dinamika opini publik, pola penyebaran narasi, intensitas amplifikasi isu, serta potensi eskalasi konflik sosial. Meskipun Indonesia telah memiliki dasar hukum, legitimasi kelembagaan, dan jaringan informasi yang memadai, efektivitas peran intelijen masih menghadapi kendala pada integrasi data, kapasitas analitik digital, serta koordinasi lintas lembaga. Karena itu, diperlukan penguatan sistem deteksi dini yang adaptif, terintegrasi, dan prediktif melalui modernisasi teknologi analitik, peningkatan kualitas SDM, penguatan koordinasi nasional, serta perluasan literasi digital masyarakat agar stabilitas nasional tetap terjaga.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Lemhannas P4N 69-014 2026
T01257
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
P4N 69-014 2026
Penerbit
: ., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Lemhannas RI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Lemhannas RI memiliki koleksi yang berfokus pada 5 isu kajian strategis dan 8 bidang Gatra yang mendukung program prioritas Lemhannas. Koleksi perpustakaan selalu diperbarui, menyesuaikan arahan strategis Presiden kepada Gubernur Lemhannas. Perpustakaan Lemhannas hadir dengan beragam buku dan koleksi referensi penting yang dirancang untuk mendukung pengkajian strategis, dan layanan bagi para peserta pendidikan program reguler, program singkat, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan. 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?