Perpustakaan Lemhannas RI

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Optimalisasi tata kelola pengendalian dampak perubahan iklim guna mewujudkan ketahanan ekologi dalam rangka memperkuat ketahanan nasional
Penanda Bagikan

Buku Cetak

Optimalisasi tata kelola pengendalian dampak perubahan iklim guna mewujudkan ketahanan ekologi dalam rangka memperkuat ketahanan nasional

Asep Darmawan - Nama Orang;

Indonesia menghadapi ancaman serius dari deforestasi kehutanan yang terus melemahkan ketahanan ekologi nasional, dengan kontribusi sektor kehutanan terhadap emisi nasional mencapai sekitar 45% dan luas deforestasi pada 2025 mencapai 433.751 hektare, tertinggi dalam delapan tahun terakhir. Meskipun pemerintah telah memiliki berbagai instrumen kebijakan seperti REDD+, FOLU Net Sink 2030, dan Perhutanan Sosial, implementasinya masih berjalan sektoral, parsial, dan belum didukung oleh koordinasi kelembagaan yang mengikat. Kondisi ini diperburuk oleh enam permasalahan struktural, yaitu fragmentasi kelembagaan, dominasi kepentingan ekonomi jangka pendek, lemahnya penegakan hukum, ketidaksinkronan kebijakan pusat-daerah, keterbatasan data, serta konflik tenurial yang belum terselesaikan. Akumulasi permasalahan tersebut tidak hanya menghambat efektivitas tata kelola kehutanan, tetapi juga berdampak terhadap seluruh gatra Astagatra, terutama pada stabilitas pangan, keseimbangan hidrologis, dan meningkatnya ancaman keamanan non-tradisional. Berdasarkan analisis TOWS, diperlukan penguatan tata kelola melalui koordinasi kelembagaan, penyelarasan kepentingan ekonomi dan lingkungan, perbaikan penegakan hukum, sinkronisasi kebijakan fiskal pusat-daerah, penguatan sistem data terpadu, serta kepastian hak tenurial masyarakat. Strategi tersebut perlu dijalankan secara kolaboratif oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil agar mampu menghasilkan tata kelola kehutanan yang terintegrasi dan adaptif. Dengan implementasi yang konsisten, hutan dapat ditempatkan tidak hanya sebagai sumber daya ekologis, tetapi juga sebagai fondasi strategis bagi ketahanan nasional yang berkelanjutan.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Lemhannas P4N 69-015 2026
T01258
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
P4N 69-015 2026
Penerbit
: ., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Lemhannas RI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Lemhannas RI memiliki koleksi yang berfokus pada 5 isu kajian strategis dan 8 bidang Gatra yang mendukung program prioritas Lemhannas. Koleksi perpustakaan selalu diperbarui, menyesuaikan arahan strategis Presiden kepada Gubernur Lemhannas. Perpustakaan Lemhannas hadir dengan beragam buku dan koleksi referensi penting yang dirancang untuk mendukung pengkajian strategis, dan layanan bagi para peserta pendidikan program reguler, program singkat, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan. 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?