Buku Cetak
Peran pengawasan DPD RI terhadap rehabilitas narkotika guna mewujudkan SDM unggul dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional
Kertas Karya Ilmiah Perseorangan (Taskap) ini mengkaji peran pengawasan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) terhadap kebijakan rehabilitasi narkotika guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam rangka memperkokoh Ketahanan Nasional. Kajian ini berangkat dari meningkatnya penyalahgunaan narkotika yang telah mengancam kualitas generasi produktif, memperbesar beban sosial dan ekonomi, serta mengurangi kapasitas nasional dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Data menunjukkan masih tingginya jumlah penyalahguna narkotika, keterbatasan fasilitas rehabilitasi, ketimpangan layanan antar daerah, serta dominannya pendekatan pemidanaan yang berdampak pada overkapasitas lembaga pemasyarakatan. Secara normatif, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 menempatkan rehabilitasi medis dan sosial sebagai instrumen utama pemulihan korban penyalahgunaan narkotika. Namun, implementasinya belum berjalan optimal sehingga memerlukan pengawasan yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. Dalam perspektif Ketahanan Nasional, kualitas SDM merupakan unsur strategis yang menentukan keuletan dan ketangguhan bangsa dalam menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan. Oleh karena itu, atas hasil tersebut rekomendasi penguatan pengawasan DPD RI melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna memperluas akses rehabilitasi, meningkatkan kualitas layanan, mengurangi overkapasitas lapas, serta memastikan rehabilitasi menjadi instrumen pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Tidak tersedia versi lain