Buku Cetak
Penguatan pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan guna mendukung hilirisasi dan industrilisasi dalam rangka ketahanan nasional
Perkembangan lingkungan strategis global, ancaman multidimensional, dan persaingan teknologi menuntut Indonesia memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri dan berkelanjutan. Berdasarkan kajian Bab I sampai Bab IV, pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) berperan strategis dalam modernisasi pertahanan sekaligus mendukung hilirisasi dan industrialisasi nasional guna memperkuat ketahanan nasional. Analisis SWOT menunjukkan Indonesia memiliki kekuatan berupa sumber daya alam, posisi geostrategis, kebijakan hilirisasi, dan industri pertahanan nasional. Namun, masih terdapat kelemahan seperti ketergantungan impor teknologi, keterbatasan riset dan inovasi, serta belum optimalnya integrasi industri pertahanan dalam negeri. Peluang terbuka melalui perkembangan teknologi modern, penggunaan produk dalam negeri, dan kerja sama transfer teknologi, sementara ancaman meliputi ketidakpastian geopolitik, embargo, ancaman siber, dan persaingan industri global. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan pengadaan berbasis produk dalam negeri, peningkatan kapasitas industri pertahanan, penguatan riset dan inovasi, serta sinergi antar pemangku kepentingan guna mewujudkan kemandirian industri pertahanan dan ketahanan nasional yang tangguh.
Tidak tersedia versi lain