Perpustakaan Lemhannas RI

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penguatan tata kelola sistem penangulangan bencana alam guna menghadapi dampak perubahan iklim dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional
Penanda Bagikan

Buku Cetak

Penguatan tata kelola sistem penangulangan bencana alam guna menghadapi dampak perubahan iklim dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional

Hendra Setiawan - Nama Orang;

Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada di zona tropis dengan dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Kondisi tersebut memiliki kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, cuaca ekstrem, banjir rob, kekeringan, dan kebakaran hutan serta lahan yang kian diperparah oleh pemanasan global dan anomali iklim. Pada tahun 2025 ditandai lonjakan kejadian bencana alam yang sangat tinggi, di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi, dengan banjir sebagai jenis bencana paling dominan, disusul cuaca ekstrem dan karhutla. Dampak bencana tidak hanya berupa korban jiwa dan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu kesejahteraan sosial - ekonomi, menguji kapasitas infrastruktur, serta menekan fungsi kelembagaan negara, sebagaimana tampak pada banjir besar Jabodetabek dan rangkaian banjir - longsor di Sumatra tahun 2025. Meskipun Indonesia telah memiliki landasan hukum dan kelembagaan yang cukup kuat, namun implementasinya masih menghadapi tantangan berupa koordinasi lintas sektor yang belum optimal, kapasitas daerah yang belum merata, pemanfaatan data dan teknologi yang belum terintegrasi, serta pendanaan dan partisipasi masyarakat yang masih perlu diperkuat. Sehingga penguatan tata kelola penanggulangan bencana perlu diarahkan pada integrasi adaptasi perubahan iklim dalam pembangunan, peningkatan kesiapsiagaan dan sistem peringatan dini, penguatan kelembagaan dan kapasitas masyarakat, serta penegakan tata ruang dan rehabilitasi lingkungan. Oleh karena itu, agenda adaptasi iklim menjadi prasyarat strategis agar tata kelola sistem penanggulangan bencana alam menjadi kuat dan ketahanan nasional Indonesia semakin kokoh.


Ketersediaan
#
Perpustakaan Lemhannas P4N 69-045 2026
T01288
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
P4N 69-045 2026
Penerbit
: ., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Lemhannas RI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Lemhannas RI memiliki koleksi yang berfokus pada 5 isu kajian strategis dan 8 bidang Gatra yang mendukung program prioritas Lemhannas. Koleksi perpustakaan selalu diperbarui, menyesuaikan arahan strategis Presiden kepada Gubernur Lemhannas. Perpustakaan Lemhannas hadir dengan beragam buku dan koleksi referensi penting yang dirancang untuk mendukung pengkajian strategis, dan layanan bagi para peserta pendidikan program reguler, program singkat, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan. 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?