Buku Cetak
Optimalisasi peran media untuk meningkatkan ketahanan sosial budaya
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Peran Media untuk Meningkatkan Ketahanan Sosial Budaya”. Dilatarbelakangi oleh kondisi keberagaman sosial budaya Indonesia yang rentan terhadap pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan peran media agar mampu meningkatkan ketahanan sosial budaya masyarakat. Media sebagai agen perubahan memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk persepsi, karakter, serta pelestarian nilai-nilai kearifan lokal, namun pada praktiknya masih ditemukan dominasi dampak negatif dibandingkan positif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media saat ini, dampaknya terhadap ketahanan sosial budaya, serta merumuskan solusi optimalisasi peran media dalam memperkuat karakter bangsa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan yang bersumber dari data sekunder . Teknik analisis data dilakukan dengan mengkaji berbagai literatur, regulasi, serta data empiris yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan perspektif kepentingan nasional yang mencakup aspek kesejahteraan dan keamanan. Landasan teori yang digunakan meliputi teori komunikasi massa, teori efek media massa, teori budaya partisipasi, serta konsep ketahanan sosial budaya dan kearifan lokal sebagai kerangka analisis dalam memahami hubungan antara media dan dinamika sosial budaya masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memiliki peran strategis dalam memperkuat maupun melemahkan ketahanan sosial budaya. Di satu sisi, media mampu menjadi sarana edukasi, promosi budaya, dan penguatan identitas nasional, namun di sisi lain juga berpotensi menyebarkan konten negatif, hoaks, radikalisme, serta nilai budaya asing yang menggeser kearifan lokal . Oleh karena itu, optimalisasi peran media perlu dilakukan melalui peningkatan literasi digital, penguatan regulasi, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku media, serta pengembangan konten berbasis nilai-nilai lokal. Kesimpulannya, media yang dikelola secara optimal dan bertanggung jawab dapat menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan ketahanan sosial budaya bangsa di tengah arus globalisasi.
Kata kunci: peran media, ketahanan sosial budaya, kearifan lokal, literasi digital, globalisasi.
Tidak tersedia versi lain