Buku Cetak
Sinkronisasi penanganan pandemi covid-19 antara pusat dan daerah
Penelitian ini berjudul “Sinkronisasi Penanganan Pandemi Covid-19 antara Pusat dan Daerah”. Dilatarbelakangi oleh terjadinya pandemi Covid-19 yang menimbulkan krisis kesehatan dan sosial-ekonomi secara global maupun nasional, serta belum optimalnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganannya. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana sinkronisasi kebijakan penanganan Covid-19 antara pusat dan daerah, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, serta efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan dalam sinkronisasi kebijakan, meningkatkan kepatuhan masyarakat, serta merumuskan upaya perbaikan penegakan hukum dalam penanganan pandemi Covid-19.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kepentingan nasional. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data dan fakta yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, kemudian dianalisis berdasarkan kerangka teori yang relevan. Landasan teori yang digunakan meliputi teori implementasi kebijakan publik, teori hierarki peraturan perundang-undangan, teori internalisasi, dan teori penegakan hukum. Pendekatan ini digunakan untuk memahami hubungan antara kebijakan, perilaku masyarakat, serta efektivitas koordinasi antar lembaga dalam penanganan pandemi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan pandemi Covid-19 antara pemerintah pusat dan daerah belum berjalan secara sinkron, ditandai dengan adanya perbedaan kebijakan, lemahnya koordinasi, serta tumpang tindih regulasi. Selain itu, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan masih rendah dan penegakan hukum terhadap pelanggaran belum konsisten. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan sinergi dan koordinasi antara pusat dan daerah, penguatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas dan konsisten guna mendukung efektivitas penanganan pandemi Covid-19.
Kata kunci: sinkronisasi kebijakan, Covid-19, pemerintah pusat dan daerah, protokol kesehatan, penegakan hukum.
Tidak tersedia versi lain