Buku Cetak
Peningkatan kemandirian ekonomi di wilayah perbatasan guna meningkatkan nasionalisme
Penelitian ini berjudul “Peningkatan Kemandirian Ekonomi di Wilayah Perbatasan Guna Meningkatkan Nasionalisme”. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya di Kalimantan Utara, yang masih bergantung pada negara tetangga dan semakin terdampak oleh pandemi Covid-19 sehingga menurunkan kesejahteraan dan berpotensi melemahkan nasionalisme. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan guna memperkuat nasionalisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis permasalahan ekonomi mikro di wilayah perbatasan serta memberikan solusi strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan dan analisis data empiris. Teknik analisis data dilakukan secara sistematis dan naratif untuk menggambarkan kondisi aktual serta hubungan antar variabel yang memengaruhi kemandirian ekonomi. Landasan teori yang digunakan meliputi teori kebijakan publik, teori ekonomi (termasuk ekonomi kerakyatan dan kewirausahaan), serta konsep ketahanan nasional sebagai pendekatan multidisiplin dalam memahami permasalahan wilayah perbatasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur, lemahnya tata kelola perdagangan, minimnya fasilitas ekonomi, serta tingginya ketergantungan terhadap negara tetangga. Pandemi Covid-19 memperburuk kondisi tersebut dengan menurunkan pendapatan, meningkatkan pengangguran, dan melemahkan daya beli masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah perlunya kebijakan terpadu yang mencakup penguatan infrastruktur, perbaikan rantai pasok, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi potensi lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Dengan meningkatnya kemandirian ekonomi, diharapkan rasa nasionalisme masyarakat di wilayah perbatasan juga semakin kuat.
Kata kunci: kemandirian ekonomi, wilayah perbatasan, nasionalisme, pandemi Covid-19, ketahanan nasional.
Tidak tersedia versi lain