Buku Cetak
Optimalisasi program pendidikan vokasi guna menghadapi kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0
Penelitian ini berjudul “Optimalisasi Program Pendidikan Vokasi Guna Menghadapi Kemajuan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0”. Dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kualitas dan relevansi lulusan pendidikan vokasi terhadap kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di tengah perkembangan teknologi revolusi industri 4.0. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan program pendidikan vokasi agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perubahan teknologi yang sangat dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kompetensi lulusan pendidikan kejuruan, penerapan pendekatan pentahelix dan chronosystem, serta peningkatan kualitas pendidikan vokasi yang berorientasi industri sebagai strategi menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi literatur, data sekunder, regulasi, dan berbagai referensi yang relevan terkait pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Teknik analisis data dilakukan melalui interpretasi data dan pengkajian secara multidisipliner untuk menemukan hubungan antara kondisi pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja. Landasan teori yang digunakan meliputi konsep link and match, push and pull, supply driven and demand driven, pendekatan Penta Helix Model, serta konsep chronosystem dalam pembelajaran abad ke-21 yang menekankan penguatan literasi digital, teknologi, dan sumber daya manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pendidikan vokasi dapat dilakukan melalui penguatan sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan media dalam kerangka pentahelix. Selain itu, diperlukan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan sarana praktik berbasis teknologi, serta penerapan pembelajaran berbasis digital dan *blended learning*. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan DUDI dan perkembangan teknologi mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar lebih kompetitif, produktif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 serta mendukung ketahanan nasional di bidang ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia.
Kata Kunci: pendidikan vokasi, revolusi industri 4.0, link and match, pentahelix, chronosystem, kompetensi SDM, dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Tidak tersedia versi lain