Buku Cetak
Kosepsi deradikalisasi anak-anak teroris di pondok pesantren untuk ketahanan nasional
Penelitian ini berjudul “Konsepsi Deradikalisasi Anak-Anak Teroris di Pondok Pesantren untuk Ketahanan Nasional”. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya keterlibatan anak-anak dalam jaringan terorisme serta belum optimalnya program deradikalisasi khusus bagi anak-anak teroris di Indonesia. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana konsepsi deradikalisasi anak-anak teroris di pondok pesantren dalam rangka memperkuat ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pentingnya deradikalisasi terhadap anak-anak teroris, menggambarkan proses deradikalisasi yang dilakukan di Pondok Pesantren AA, serta merumuskan konsepsi deradikalisasi yang relevan untuk mendukung ketahanan nasional.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data primer diperoleh dari pengasuh pondok pesantren, pendamping sosial, serta pihak terkait dalam penanganan anak-anak teroris. Data sekunder diperoleh dari regulasi, jurnal, dan laporan penelitian terkait deradikalisasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori disengagement, deradikalisasi, rehabilitasi sosial, reedukasi, dan reintegrasi sosial. Penelitian ini juga menggunakan perspektif ketahanan nasional, khususnya aspek ideologi dan sosial budaya, sebagai landasan teoritik dalam menganalisis proses deradikalisasi anak-anak teroris.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses deradikalisasi anak-anak teroris di Pondok Pesantren AA dilakukan melalui pendekatan pendidikan agama moderat, pembinaan wawasan kebangsaan, rehabilitasi psikososial, pendampingan sosial, serta reintegrasi ke lingkungan masyarakat. Pendekatan berbasis pesantren dinilai efektif karena mampu membangun lingkungan sosial yang suportif dan mengurangi pengaruh ideologi radikal yang telah tertanam sejak dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa deradikalisasi anak-anak teroris memerlukan pendekatan yang komprehensif, berkelanjutan, dan melibatkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan keluarga untuk memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam aspek ideologi, sosial budaya, dan keamanan nasional.
Kata Kunci: deradikalisasi, anak-anak teroris, pondok pesantren, ketahanan nasional, rehabilitasi sosial.
Tidak tersedia versi lain